Life Jacket dan Pelampung Ditemukan, Kapolda Banten: Bukan Milik Arupadatu 1
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Jelaskan terkait temuan pelampung yang diduga milik para jurnalis yang hilang.-Diolah-
HARIAN DISWAY – Tim SAR masih melanjutkan pencarian kapal Arupadatu 1 yang dilaporkan hilang di sekitar perairan Carita, Banten. Memasuki hari keempat pencarian, petugas menemukan sebuah life jacket berwarna oranye dan pelampung berwarna putih.
Temuan tersebut didapat KAL Anyer pada Rabu malam, 9 September 2026. Namun, benda-benda keselamatan itu dipastikan bukan bagian dari perlengkapan kapal Arupadatu 1 maupun Arupadatu 2.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah pemilik kapal, Sandi, diperiksa dan dimintai keterangan. Sandi diketahui merupakan pemilik Arupadatu 1 dan Arupadatu 2.
“Setelah kita lakukan pemeriksaan, interview kepada pemilik kapal, bahwa alat-alat keselamatan tersebut bukan digunakan oleh kapal Arupadatu 1 maupun Arupadatu 2,” ujar Hengki.
Polisi juga mencocokkan temuan tersebut dengan rekaman video yang berkaitan dengan kapal Arupadatu. Hasil pencocokan menunjukkan perlengkapan yang ditemukan tidak sama dengan alat keselamatan yang digunakan kedua kapal tersebut.
BACA JUGA:Update Hari Keempat Pencarian Rombonan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
BACA JUGA:Pencarian 5 Jurnalis Hilang Diperluas 3 Kilometer, SAR Bidik Pulau Sertung
Hengki menegaskan, temuan pada hari ketiga pencarian telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Meski begitu, pihaknya masih belum mengetahui dari mana asal life jacket dan pelampung tersebut.
“Temuan hari ketiga pencarian ini bukan milik atau bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki oleh kapal Arupadatu 1,” katanya.
Pencarian Arupadatu 1 tetap dilanjutkan dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Polair Polda Banten, serta tim DPA. Seluruh personel masih bersiaga di wilayah Carita dan pencarian dibagi ke sejumlah sektor yang telah ditentukan Basarnas Banten.
Kondisi laut juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam operasi tersebut. Berdasarkan informasi cuaca SAR, tinggi gelombang di sektor pencarian berkisar 0,5 hingga 2 meter dengan arah angin menuju barat daya.
BACA JUGA:Penembakan ASN Jayawijaya Wili Mbuik, Video Call dari HP Korban Diduga Ungkap Sosok Pelaku
BACA JUGA:3 Gunung Api Erupsi Beruntun, Semeru Meletus Lima Kali
Tim SAR berharap seluruh orang yang masih dicari dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, jika kemungkinan terburuk terjadi, petugas tetap akan berupaya melakukan identifikasi terhadap seluruh korban. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: