Prabowo di KTT BRICS: Perdagangan dan Mata Uang Jangan Jadi Senjata
Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026.-ist-
Menurut Prabowo, kekuatan kolektif BRICS juga penting untuk memperbesar suara negara-negara berkembang dalam menentukan masa depan mereka.
“Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam menentukan masa depannya sendiri,” ujarnya.
BACA JUGA:AHY Pastikan Demokrat Dukung Pemerintahan Prabowo hingga Berhasil
BACA JUGA:Prabowo: Jadi Juara Butuh Pengorbanan Besar, Bukan Sekadar Bakat
Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa kerja sama BRICS tidak semata-mata bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi negara berkembang. Kekuatan bersama tersebut juga harus digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara.
“Kekuatan yang sama juga harus digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara. Bersama-sama, kita dapat memastikan bahwa kekuatan kita benar-benar memberikan dampak,” tutupnya.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Indonesia di BRICS yang mendorong perdagangan, sistem keuangan, mobilisasi sumber daya, dan kerja sama antarnegara berkembang agar tidak hanya menghasilkan kesepakatan, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway