7 Pemeran Urang Bunian, Dari Dimas Aditya hingga Pinto Janir Berdarah Minang
7 Pemeran Urang Bunian, Dimas Aditya hingga Pinto Janir-Instagram/@filmurangbunian-
BACA JUGA:Sinopsis Harusnya Horror, Reza Arap Jadi Setan Wibu di Film Debutnya
6. Anton Permana (Datuk Hitam)

Anton Permana sebagai Datuk Hitam dalam film Urang Bunian.-Instagram/@filmurangbunian-
Anton Permana merupakan aktor, content creator, dan figur publik yang memiliki keterikatan dengan budaya Sumatra Barat. Dalam Urang Bunian, Anton Permana memerankan Datuk Hitam, paman Annisa sekaligus tokoh adat yang memahami aturan dan bahaya di lingkungan tersebut.
Anton mengatakan, perannya sebagai Datuk Hitam memiliki kedekatan dengan dirinya. "Saya sendiri juga datuk. Jadi bisa dibilang saya bermain sebagai diri saya sendiri," ujarnya, dilansir konferensi pers.
7. Pinto Janir (Parewa)

Pinto Janir sebagai Parewa dalam film Urang Bunian.-Instagram/@filmurangbunian-
Pinto Janir merupakan sastrawan, penyair, dan jurnalis asal Sumatra Barat yang dikenal melalui kiprahnya di dunia budaya dan sastra.
Dalam Urang Bunian, Pinto Janir memerankan Parewa, karakter yang turut memperkuat suasana mistis dalam perjalanan Teddy dan Kevin. Ia menjadi bagian dari cerita ketika kedua karakter utama berusaha memahami dunia urang bunian.
BACA JUGA:Sinopsis Suanggi: Ilmu Kutukan, Suguhkan Teror Magis dari Indonesia Timur
BACA JUGA:7 Pemeran Suanggi: Ilmu Kutukan, Komika Hingga Rapper Adu Akting dengan Pangeran Lantang
Dimas Aditya menyebut Pinto Janis sebagai pemain yang paling berkesan selama proses syuting. Karena dikenal sebagai penulis asal Minang dan memiliki kemampuan panggung yang kuat.
"Bang Pinto itu kan sastrawan, penulis, dan ini pertama kali beliau main film, tapi stage act-nya itu luar biasa," ujar Dimas, dilansir konferensi pers.
Dengan jajaran pemeran dari berbagai latar belakang, Urang Bunian tidak hanya membawa kisah horor tentang Urang Bunian tetapi juga memasukkan unsur budaya Minang ke dalam ceritanya.
Film garapan Rendy Herpy ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber