Prabowo: Demokrasi Bisa Dibajak dan Dibeli, Buzzer hingga Robot Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan adanya potensi ancaman terhadap demokrasi Indonesia dari kelompok yang memiliki kekuatan ekonomi besar dan memanfaatkan uang serta propaganda digital-Tangkapan Layar YouTube-
Prabowo juga mengaitkan perkembangan teknologi informasi dengan perubahan bentuk ancaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
BACA JUGA:Prabowo Soroti Dana Transfer ke Daerah Tak Terpakai, Evaluasi TKD
BACA JUGA:Prabowo Komitmen Investigasi Kapal Virgo Transport 8, Cegah Kecelakaan Terulang
Menurutnya, perang modern tidak selalu dilakukan dengan pengerahan pasukan atau kekuatan militer dalam jumlah besar.
Prabowo menyebut manipulasi informasi melalui media sosial sebagai salah satu bentuk perang modern atau asymmetric warfare yang dihadapi berbagai negara.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memungkinkan pihak tertentu melakukan upaya memengaruhi masyarakat tanpa harus menggunakan cara-cara konvensional.
“Perang sekarang tidak perlu dengan kirim pasukan banyak. Pertama, dia rusak dengan sosmed-sosmed yang enggak benar,” tukas Prabowo. (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway