Prabowo Soroti Dana Transfer ke Daerah Tak Terpakai, Evaluasi TKD

Prabowo Soroti Dana Transfer ke Daerah Tak Terpakai, Evaluasi TKD

Prabowo Subianto dalam sambutannya di peresmian LRT,--Anisha Aprilia

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal.

Menurut Prabowo, masih terdapat anggaran yang telah ditransfer ke daerah tetapi tidak digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Prabowo mengatakan pemerintah pusat perlu memastikan setiap anggaran negara digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD).

Presiden mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.

BACA JUGA:Prabowo Komitmen Investigasi Kapal Virgo Transport 8, Cegah Kecelakaan Terulang

BACA JUGA:Prabowo Buka Peluang Reshuffle Kabinet Menjelang 2 Tahun Pemerintahan

“Kadang-kadang aneh, uang oleh pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer. Gak dipakai,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9).

Menurut Prabowo, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena tujuan transfer anggaran ke daerah adalah mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran sesuai kebutuhan dan prioritas daerah. Namun, penggunaannya harus tetap efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Prabowo juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa yang dinilai belum sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan kepada daerah.

BACA JUGA:Prabowo Minta Menkeu Suahasil Jaga Kesehatan dan Kredibilitas APBN Demi Stabilkan Ekonomi RI

BACA JUGA:Prabowo di KTT BRICS: Perdagangan dan Mata Uang Jangan Jadi Senjata

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Satu miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Prabowo mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran yang selama ini telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: