Tottenham Juru Kunci Klasemen, Robertson Kritik Mentalitas Pemain

Tottenham Juru Kunci Klasemen, Robertson Kritik Mentalitas Pemain

Terpuruk di dasar klasemen usai start buruk, bek anyar Andy Robertson minta rekan setimnya di Tottenham kubur beban kegagalan masa lalu.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Hingga pekan kelima Premier League, tanda-tanda kebangkitan Tottenham Hotspur belum juga terlihat. Juara Europa League 2025 itu bahkan terperosok di dasar klasemen sementara. Dengan hanya 2 poin dari lima laga.

Kekalahan 2-3 dari Aston Villa pada laga terakhir membuat situasi Tottenham semakin sulit. Karena sebelumnya mereka sudah kalah oleh Liverpool dan Newcastle. Serta ditahan imbang Everton dan Nottingham Forest.

Situasi itu yang mereka hadapi ketika memasuki jeda internasional pekan ini. Gelandang anyar Spurs, Andy Robertson, menilai timnya perlu meninggalkan kegagalan dua musim terakhir jika ingin segera mentas dari zona menyedihkan tersebut.

"Kami sedang memulai perjalanan baru. Tapi sebelumnya, Spurs telah menjalani beberapa musim yang sangat berat dalam hal posisi di liga," kata Robertson dalam podcast Stick to Football.

BACA JUGA:Tottenham Kalah dari Aston Villa 2-3, De Zerbi Makin Pusing

BACA JUGA:Tottenham vs Aston Villa 2-3, The Villans Raih 3 Poin Perdana di Premier League

Bek asal Skotlandia itu mengakui, luka dari musim lalu masih terasa di ruang ganti. Pemain yang direkrut dari Liverpool itu juga menyadari suporter Spurs masih membawa kekecewaan yang sama.


Kembali gagal raih kemenangan dan mandul dalam empat laga awal, Tottenham Hotspur makin terpuruk usai ditahan imbang Everton 0-0, Minggu 13 September 2026.--Getty Images

"Mungkin kami masih bersalah karena membawa beban musim lalu di pundak kami. Sekarang kami harus mencoba melupakan itu,” ujarnya.

Robertson menambahkan, bahwa tugas tersebut bukan hanya tanggung jawab pelatih Roberto De Zerbi. Para pemain baru, termasuk dirinya, harus membantu menciptakan suasana berbeda.

Anda sudah tahu, perjalanan Spurs yang terseok-seok bukan hal baru. Musim lalu, sepeninggal kapten Son Heung Min, Spurs juga hanya mampu finis di peringkat ke-17. Nyaris terdegradasi.

BACA JUGA:Krisis Gol di Awal Musim, Roberto De Zerbi Bidik Mauro Icardi ke Tottenham Hotspur

BACA JUGA:Liverpool vs Tottenham 3-1: The Reds Melaju ke Putaran Keempat Carabao Cup

Manajemen kemudian menghabiskan lebih dari GBP300 juta (sekitar Rp7,1 triliun) selama bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuad. Robertson menjadi salah satu pemain baru yang diharapkan membantu mengubah situasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber