Pertahanan Semesta dan Wajib Militer
ILUSTRASI Pertahanan Semesta dan Wajib Militer.-Arya/AI-Harian Disway-
Barangkali kita juga perlu memikirkan pelatihan rakyat terlatih di kalangan kaum profesional. Mendefisinikan rakyat terlatih dalam kerangka peer mentoring di antara rakyat di bawah pembinaan TNI. Tujuannya adalah mengajarkan keahlian satu sama lain.
Dengan meningkatkan kapasitas rakyat, mendorong produktivitas dan inovasi, serta dalam kerangka memastikan kesiapan pendukung untuk pertahanan negara, khususnya dalam menghadapi perang asimetris dan hibrida.
Perpaduan antara TNI yang kuat dan profesional, dan dukungan rakyat terlatih, serta manajemen sumber daya yang memadai, saya yakin, kekuatan pertahanan, dengan TNI di lini utama, akan memiliki efek penggentar yang diperhitungkan dunia.
Kita boleh kalah alutsista dengan negara maju, kita boleh kalah canggih dalam industri militer. Meskipun begitu, pemenuhan industri militer perlu terus kita tingkatkan, termasuk memperkuat industri militer dalam negeri. Namun, nyawa pertahanan sesungguhnya adalah menyatunya TNI dan rakyat.
Dirgahayu TNI! Selamat ulang tahun ke-81, makin kokoh menjadi benteng republik, dan setia bersama rakyat, seperti tema HUT TNI tahun 2026: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. (*)
*) Said Abdullah adalah anggota DPR RI dan ketua DPP PDI Perjuangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: militer