Harga Emas Dunia dan Logam Mulia Diramal Naik, Simak Proyeksi Lengkapnya
Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi -Ibrahim Assuaibi for Disway -
Dari kebijakan moneter, Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diprediksi akan mempertahankan suku bunganya dalam pertemuan bulan Oktober mendatang menyusul pelemahan sektor tenaga kerja dan penurunan inflasi. Langkah ini ditopang oleh masuknya pasokan solar dari Rusia ke AS yang membantu meringankan beban inflasi.
Terakhir, dari sisi suplai dan demand cadangan emas global, ketidakpastian pasar global membuat bank sentral di berbagai negara, termasuk Tiongkok, terus memupuk cadangan emas. Tercatat hingga bulan Agustus, bank sentral global telah memborong 170 ton emas, di mana Tiongkok menyerap 39 ton.
Ibrahim menjelaskan bahwa langkah masif itu dilakukan sebagai strategi portofolio jangka panjang: "Tujuannya adalah untuk strategi pengelolaan portofolio secara jangka panjang di tengah kepastian kondisi pasar yang tak menentu, dan mengganti portofolionya dari dolar menjadi logam mulia," paparnya.
Dengan berbagai faktor tersebut, investor diimbau untuk tetap berhati-hati menghadapi potensi pergerakan pasar yang dinamis pada pekan depan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: