Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Harga Mulai Rp48 Juta

Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Harga Mulai Rp48 Juta

Seorang wanita yang sedang menggunakan Macbook layar sentuh terbaru di dalam ruangan.-Apple-

Apple memasarkan MacBook Pro 14 inci dengan chip M5 Pro mulai USD2.899 atau sekitar Rp48 juta, dengan asumsi kurs Rp16.500 per USD. Model 16 inci dengan M5 Pro dibanderol mulai USD3.399, sedangkan konfigurasi tertinggi dengan M5 Max mencapai USD4.799.

Pemesanan awal dibuka pada 28 Oktober 2026, sementara penjualan dan pengiriman dijadwalkan mulai 6 November 2026.

Harga tersebut merupakan harga di Negeri Paman Sam dan belum mencakup kemungkinan pajak, bea masuk, maupun biaya distribusi di Indonesia.

BACA JUGA:Apple dalam Tekanan, Harga Memori iPhone 18 Pro 400 Persen Lebih Mahal

BACA JUGA:iPadOS 27.2 Hadirkan Fitur Siri Kontekstual dan Profil Apple TV

Strategi harga premium ini menempatkan MacBook Pro pada segmen pengguna yang membutuhkan perangkat untuk pekerjaan berat, seperti produksi video, desain, pemodelan tiga dimensi, dan pengembangan perangkat lunak.

Namun, harga menjadi salah satu tantangan Apple untuk memperluas pasar laptop layar sentuh. Reuters mengutip data IDC yang mencatat pengiriman notebook layar sentuh mencapai 33,4 juta unit pada 2025, dengan harga rata-rata sekitar USD1.009. Angka tersebut jauh di bawah harga awal MacBook Pro terbaru.

Ubah Pendekatan terhadap Laptop

Selama bertahun-tahun, Apple dikenal berhati-hati terhadap penggunaan layar sentuh pada laptop. Pendiri Apple Steve Jobs pernah mengkritik ergonomi layar sentuh pada laptop pada 2010, sedangkan mantan CEO Tim Cook membandingkan penggabungan tablet dan laptop dengan menggabungkan pemanggang roti dan kulkas.

Kini, perubahan kebiasaan pengguna yang terbiasa menyentuh layar ponsel dan tablet menjadi salah satu faktor yang mendorong industri komputer mengembangkan perangkat dengan metode interaksi lebih beragam.

BACA JUGA:Apple dalam Tekanan, Harga Memori iPhone 18 Pro 400 Persen Lebih Mahal

BACA JUGA:YouTube Music Vs Apple Music, Adu Unggul Kualitas Suara

Meski demikian, keberhasilan MacBook Pro layar sentuh akan bergantung pada respons konsumen terhadap harga dan manfaat fitur barunya. Apple perlu membuktikan bahwa layar sentuh memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi pengguna profesional, bukan sekadar menjadi fitur tambahan.

Peluncuran ini memperlihatkan upaya Apple mempertahankan posisi di pasar perangkat premium sekaligus menyesuaikan lini Mac dengan perubahan kebutuhan pengguna.

Respons pasar dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi salah satu indikator apakah pendekatan baru tersebut mampu memperluas basis pengguna Mac. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional Polinema.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: