Perkuat Kepemimpinan dan Transformasi Organisasi, MCorp Digandeng Boustead Holdings Malaysia
--
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Perusahaan konglomerasi asal Malaysia, Boustead Holdings Berhad (BHB), menjalin kerja sama strategis dengan PT MarkPlus Indonesia (MCorp). Kerja sama itu bertujuan memperkuat kepemimpinan dan kapabilitas organisasi. Sekaligus menjadi bagian dari agenda transformasi Boustead sekaligus persiapan pembentukan Boustead Academy.
Kerja sama itu dijalankan melalui divisi Group Human Capital Management (GHCM) BHB. Kedua perusahaan menandatangani Memorandum of Collaboration (MoC) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2 November 2026.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, membangun budaya kerja berbasis kinerja, serta memperkuat kesiapan organisasi menghadapi perubahan bisnis.
Boustead Academy nantinya menjadi salah satu sarana untuk mendukung pengembangan talenta dan pembentukan organisasi berkinerja tinggi (high-performance organisation).
Inisiatif ini juga berkaitan dengan ambisi Boustead memperkuat posisinya di industri pertahanan Malaysia. Arah tersebut sejalan dengan kebijakan Defence Industry Policy of Malaysia (DIPN), yang antara lain mendorong pengembangan kemampuan talenta lokal, manufaktur bernilai tambah tinggi, inovasi teknologi, serta kemitraan strategis antara sektor publik dan swasta.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya: Bu Chi Xia Wen
Chairman Boustead Holdings Berhad General Tan Sri Dato’ Sri (Dr.) Haji Abdul Aziz Haji Zainal (Rtd) mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari aspirasi perusahaan untuk mewujudkan kembali kejayaan Boustead melalui agenda “Make Boustead Great Again”.
Menurut dia, transformasi tidak cukup dilakukan dengan mengubah arah bisnis. Perusahaan juga perlu merevitalisasi budaya organisasi, mengoptimalkan potensi sumber daya manusia, dan membangun kemampuan untuk menciptakan nilai jangka panjang.
"Pada akhirnya, arah strategis ini akan memperkuat kemampuan Boustead Group dalam memenuhi kebutuhan pertahanan pemerintah, mengembangkan talenta lokal, memperkuat kapabilitas industri dalam negeri, serta membangun ekosistem industri pertahanan Malaysia yang lebih tangguh dan mandiri," ujarnya dalam acara penandatanganan MoC.
Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani Group Managing Director BHB Colonel (Honorary) Dato’ Indera Ir. Dr. Hj Ahmad Sabirin Arshad, FASc, bersama Founder and Chairman MCorp Hermawan Kartajaya. Penandatanganan disaksikan General Tan Sri Abdul Aziz dan Group Chief People Officer BHB Badrol-Izam Baharom.
Abdul Aziz menambahkan, pembangunan organisasi berkinerja tinggi membutuhkan proses berkelanjutan. Perubahan harus menyentuh pola pikir kepemimpinan, budaya kerja, serta kemampuan setiap individu dalam menjalankan strategi perusahaan.
Ia menilai, lingkungan kerja perlu memberi ruang bagi karyawan untuk berkembang dan terus belajar. Nilai-nilai organisasi juga harus tercermin dalam cara pemimpin mengambil keputusan, mengelola tim, dan mencapai target.
“Dengan berinvestasi pada sumber daya manusia saat ini, kita sedang meletakkan fondasi bagi kesiapan Boustead dalam menghadapi masa depan dan menjaga keberlanjutan jangka panjang,” katanya.
BACA JUGA:Marketing Lagi Buntu? Tiga Tantangan Ini Dibahas di Marketeers Hangout 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: