PDI Perjuangan bersama akademisi Rocky Gerung melakukan penanaman mangrove di kawasan Mangrove Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (17/1). Aksi ini dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus mencegah potensi bencana alam hidrologi. Tampak Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, mantan Menteri Sosial yang kini menjabat Ketua Bidang Penanggulangan Bencana ( Baguna ) DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, serta Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
Menurut Rocky kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi merupakan simbol perlawanan terhadap kerusakan lingkungan yang dipicu oleh keserakahan manusia. “Membersihkan paru-paru Surabaya yang dikotori oleh keserakahan, ya keserakahan sebut aja kerakusan ekonomi dan itu yang membuat kita harus berkayal bahwa suatu saat Surabaya akan diingat sebagai kota yang telah menyumbang banyak untuk penghijauan bumi,” Ujar Rocky kepada wartawan di Mangrove Gunung Anyar, Sabtu (17/1).
Sementara itu, Tri Rismaharini menilai penanaman mangrove di wilayah pesisir memiliki peran penting dalam melindungi daerah dari ancaman bencana alam. Dia menyebut keberadaan mangrove memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
( Boy Slamet- Harian Disway )
Sepanjang menyusuri hutan mangrove, Risma ( pangilan akrab Tri Rismaharini ) membagikan cerita pengalamannya saat berkunjung ke Phuket,Thailand. Ia mendapati banyak bangunan yang rusak akibat tsunami .Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan, Risma selanjutnya mengungkapkan peran penting mangrove yang
juga untuk menjaga kualitas dari protein, sumber protein kita, yaitu ikan-ikan dan makanan-makanan laut, itu akan terjaga,” kata Risma.
Selanjutnya Rocky Gerung mengusulkan agar kawasan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pernikahan dengan konsep tanggung jawab ekologis. “Kami bikin syarat, yang menikah di sini, pengantin pria harus menanam pohon, pengantin perempuan harus menyiram setiap minggu, dan bila bercerai, dua-duanya harus menambah dua kali lipat, supaya ada tugas ekologi dari pasangan-pasangan yang hendak memelihara rumah tangga karena memelihara rumah tangga sama dengan memelihara bumi. Bumi adalah rumah tangga untuk manusia,” Jelas Rocky
( Boy Slamet-Harian Disway )
Anda Sudah Tahu, Surabaya memiliki tiga hutan mangrove dengan koleksi tanaman mangrove sekitar 57 jenis. Hutan mangrove itu memiliki total Luas Lahan 34 Hektar (Mangrove Gununganyar dan Mangrove Medokan Sawah 27 Ha juga Mangrove Wonorejo 7 Ha) . Selain untuk menjaga dari abrasi , Kebun Raya Mangrove juga digunakan untuk kepentingan rekreasi/wisata masyarakat secara umum, dan khususnya pengembangan sumber pangan alternatif serta sebagai habitat flora, fauna pesisir dan kawasan konservasi.
(Boy Slamet-Harian Disway )