Kunjungan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI, Reni Yanita, ke CV Triangsa Mandiri di Gunung Putri, Bogor, menjadi wujud dukungan pemerintah terhadap penguatan industri kecil menengah. Perusahaan binaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak berdiri pada 2017, dari 10 karyawan menjadi 33 tenaga kerja lokal yang kini turut diberdayakan.
Reni Yanita, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian RI (kedua kiri), didampingi Reny Meilany, Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian RI (paling kiri), Ema Poedjiwati Prasetio, Sekretaris Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (kedua kanan), Agung K. Sampurno, Bendahara Pengurus (tengah kanan), serta Tonny Sumartono, Advisor (paling kanan), menyimak penjelasan dari pemilik CV Triangsa Mandiri, IKM binaan Yayasan Astra.
Didirikan pada 2017 oleh Tri Nurwati dengan 10 karyawan, CV Triangsa Mandiri kini telah memberdayakan 33 tenaga kerja lokal. Melalui pendampingan Yayasan Astra, perusahaan menerapkan prinsip Quality, Cost, dan Delivery (QCD), mengikuti pelatihan 5R, serta mendapatkan pembekalan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Dari sisi legalitas dan inovasi, merek Trilili telah terdaftar HAKI dan seluruh produknya mengantongi sertifikat SNI sebagai jaminan mutu dan keamanan.
Hingga Desember 2025, Yayasan Astra tercatat membina 15.693 IKM dengan total penyerapan 76.409 tenaga kerja di berbagai sektor. Pencapaian CV Triangsa Mandiri menjadi bukti bahwa pendampingan yang tepat, inovasi berkelanjutan, serta komitmen terhadap kualitas mampu mendorong IKM naik kelas dan memperkuat kemandirian industri nasional secara inklusif dan berkelanjutan.