Gojek berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis bagi Mitra Driver di 17 kota sepanjang Februari hingga Desember 2026. Program ini dimulai di Palembang dan Bandung, lalu diperluas ke berbagai kota lain seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, hingga Bali guna mendukung deteksi dini dan pencegahan penyakit bagi mitra dengan mobilitas tinggi.
Pada tahap awal, layanan kesehatan dihadirkan langsung di Rumah Mitra dan kantor operasional Gojek dengan dukungan tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Mitra Driver dapat menjalani pemeriksaan fisik, tes mata, tekanan darah, skrining gula darah dan kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum. Pemeriksaan lanjutan seperti EKG, IVA, donor darah, dan pemberian obat juga tersedia sesuai hasil pemeriksaan.
Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo Group, Catherine Hindra Sutjahyo (kedua kiri), menegaskan kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap pembangunan SDM melalui penguatan akses layanan kesehatan. Selain menghadirkan program pemeriksaan kesehatan gratis, Gojek juga menyediakan edukasi kesehatan melalui aplikasi Gojek Driver dan GoPay, serta melanjutkan berbagai program kesejahteraan seperti bantuan BPJS, Bonus Hari Raya, umrah gratis, hingga beasiswa bagi Mitra Driver dan keluarga mereka.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan pemerintah terus memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis melalui pendekatan langsung ke komunitas masyarakat. Hingga Mei 2026, program tersebut disebut telah diikuti sekitar 36 juta peserta secara nasional, termasuk 1,86 juta peserta di Jakarta.