PT Bundamedik Tbk (BMHS) memulai pembangunan jembatan penghubung (skybridge) yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta dalam satu ekosistem layanan kesehatan keluarga yang lebih terhubung. Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat integrasi layanan klinis, meningkatkan keselamatan pasien, sekaligus memperlancar mobilitas pasien, tenaga medis, dan tenaga penunjang.
Dari kiri, Josephine Tobing (Corporate Secretary BMHS), Ivan Rizal Sini (Komisaris Utama BMHS), dan Agus Heru Darjono (Presiden Direktur BMHS). Ivan Rizal Sini menyebut pembangunan skybridge bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan upaya menyatukan seluruh layanan yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade agar bekerja sebagai satu sistem yang berpusat pada kebutuhan pasien. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan terintegrasi yang terus dikembangkan BMHS.
Peletakan batu pertama pembangunan skybridge turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Ia berharap kehadiran jembatan penghubung tersebut dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga, sekaligus memperkuat kontribusi Rumah Sakit Bunda bagi kualitas kesehatan masyarakat Jakarta.
Presiden Direktur BMHS Agus Heru Darjono menambahkan, skybridge menjadi bagian dari peta jalan pertumbuhan perusahaan untuk menghubungkan berbagai layanan unggulan, mulai dari pusat neonatal hingga bedah robotik. Dengan terhubungnya RSIA dan RSU Bunda Jakarta, akses pasien terhadap layanan spesialis dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan efisien dalam satu ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi.