Bayer Indonesia memperkenalkan berbagai inovasi teknologi pertanian dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Perusahaan menampilkan benih jagung hibrida unggulan DEKALB DK09C Super Gaul, DK19C Cantik, dan DK79C Kuat yang telah dikenal memiliki produktivitas tinggi serta toleran terhadap penyakit utama tanaman jagung. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Bayer terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional.
Commercial Unit Lead East Area Bayer Crop Science Indonesia, Wahyu Dwi Setiawan (kiri) menjelaskan inovasi teknologi pertanian Bayer kepada Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding (kanan), didampingi Agriculture Affairs dan License to Operate Lead Bayer Indonesia, Aditia Rusmawan (kedua dari kiri) dan Head of Public Affairs Bayer Indonesia, Marendra Sadikin (kedua dari kanan) usai pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6). Melalui partisipasinya di ajang ini, Bayer Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selain benih hibrida, Bayer juga memperkenalkan dua varietas jagung bioteknologi terbaru, DEKALB DK19S Cantik Pro dan DK09S Super Gaul Pro. Kedua varietas tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap serangan Ulat Grayak (Fall Armyworm), Penggerek Batang, Penggerek Batang Asia, dan Ulat Tongkol yang kerap menyebabkan penurunan hasil panen. Presiden Direktur Bayer Indonesia, Yuchen Li, mengatakan inovasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyediakan akses teknologi modern guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Partisipasi Bayer di PENAS 2026 juga diwujudkan melalui Gelar Teknologi Jagung, anjungan informasi pertanian, serta lahan demplot yang menjadi sarana edukasi dan pendampingan bagi sekitar 500 petani. Melalui kombinasi benih unggul, praktik budidaya yang tepat, dan pendampingan lapangan, Bayer berharap dapat mempercepat adopsi teknologi pertanian modern sekaligus mendukung pencapaian target produksi jagung nasional yang terus ditingkatkan pemerintah.