Kasus diabetes melitus tipe 2 dan obesitas di Indonesia terus meningkat, mendorong kebutuhan akan terapi yang lebih efektif. Menjawab tantangan tersebut, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), bagian dari Zuellig Pharma, menghadirkan tirzepatide sebagai pilihan terapi baru berbasis bukti yang menggabungkan kerja reseptor ganda GIP dan GLP-1 untuk membantu pengelolaan kedua penyakit metabolik tersebut.
Presiden Direktur APL Christophe Piganiol (tengah) bersama Ketua Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI) Dante Saksono Harbuwono (kanan) dan Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Em Yunir (kiri) dalam Media Briefing "APL Hadirkan Tirzepatide untuk Memperkuat Tatalaksana Penyakit Metabolik di Indonesia" di Jakarta, Sabtu (4/7).
Presiden Direktur APL Christophe Piganiol mengatakan kehadiran tirzepatide merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap inovasi kesehatan. Proses registrasi obat ini mendapat dukungan BPOM melalui jalur percepatan sehingga pasien di Indonesia dapat memperoleh akses lebih cepat terhadap terapi inovatif dengan tetap memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu.