Priscilla Silvan Praritza, Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis, menjelaskan produk Multiple Micronutrient Supplements (MMS) kepada Reem Alabali Radovan dan Dante Saksono Harbuwono. Bayer menginvestasikan Rp99 miliar untuk lini produksi dan R&D, termasuk MMS standar UNIMMAP yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil.
Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Reem Alabali Radovan, menegaskan komitmen Jerman dan Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Hal itu terlihat dari fasilitas Bayer Healthcare di Cimanggis yang memadukan investasi berkelanjutan, inovasi, penguatan industri lokal, serta pengembangan manufaktur untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.
Dalam sambutannya, Reem Alabali Radovan, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, menyampaikan bahwa Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Fasilitas Bayer di Cimanggis menjadi contoh bagaimana investasi dan inovasi dapat mendorong energi terbarukan, memperkuat industri lokal, serta meningkatkan kapabilitas manufaktur untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.
Kehadiran Bayer menjadi contoh kemitraan jangka panjang antara pemerintah dan industri dalam mendukung prioritas kesehatan nasional. Kementerian Kesehatan menargetkan dapat menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahun. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten.