Dominasi Mehrunnisa: Borong Emas di Semua Nomor Tanding

Kamis 22-09-2022,12:58 WIB
Reporter : Gusti Ayu Y. D.
Editor : Salman Muhiddin

SURABAYA, HARIAN DISWAY -  Mehrunnisa Nazeeha Migirusan berhasil mencuri perhatian di antara para atlet yang berlaga di Final Stage Sirkuit Nasional (series) Taolu Junior di Graha Unesa. Dia berhasil meraih medali emas pada semua nomor yang diikuti.

Yakni,  Taiji Quan (tangan kosong) Junior B Girls tanggal (18/9) dan Taiji Jian (senjata pedang) Junior B Girls (19/9). 

Ia menyumbang 2 emas untuk kontingen daerah Jawa Barat. Namanyi mewakili kontingen Jabar begitu mencolok berada di posisi pemuncak atas nomor tanding itu.  

Mehrunnisa Nazeeha Migirusan atau yang akrab disapa Zee ialah gadis belia berusia 12 tahun. Pada nomor Taiji Quan, Jabar hanya menurunkan 2 atlet termasuk Zee. Begitu pula pada nomor Taiji Jian. 

Ada 9 peserta di nomor Taiji Quan, Zee berhasil mengungguli mereka semua. Posisi selanjutnya ditempati oleh dua atlet asal Jawa Tengah. Lalu, Jabar kembali mengisi posisi pada peringkat 4, dan peringkat 5 peringkat terbawah diisi oleh atlet asal Jawa Timur. 


Mehrunnisa Nazeeha Migirusan, peserta no urut 9 yang tampil begitu tenang.-Alfiyanto Indra Jayadi/Harian Disway-

Pada Nomor Taiji Jian Zee juga mendapat nilai paling tinggi. Tiga peringkat selanjutnya ditempati oleh atlet asal Jawa Timur. 2 peringkat berikutnya ditempati oleh atlet asal Jawa Tengah. Jawa Barat baru kembali bertengger pada posisi ke 7, dan 2 terbawah diisi oleh Jawa Timur lagi. Sehingga membuat Jabar nampak mencolok diantara jajaran asal atlet dari pulau yang sama.

Pencapaian gadis yang awalnya menekuni wushu lewat ekskul itu, menambah daftar medali emas yang berhasil diraih oleh Zee. 

Sebelumnya ia telah mendapatkan 3 medali emas pada Virtual Wushu Championship Seri 2 Ranah Nasional Tahun 2020 Nomor Tanding Taiji Jian Grup B Girls, Sirkuit Nasional Taolu 2022 Stage 1 Nomor Tanding Taiji Jian, dan Sirnas Taolu 2022 Nomor Tanding Taiji Quan. 

 

Iwan Setiawan selaku pelatih menjelaskan bahwa ajang kejurnas menjadi salah satu persiapan Zee untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember nanti.

Pelatih yang mengajar di Sasana Bandung Taiji Sport itu, mengaku tidak terlalu kesulitan untuk melatih Zee “Anaknya baik dan nurut” jelasnya. 

Latihan untuk lomba dilakukan setiap hari, sedangkan bila tidak ada lomba, hanya dilakukan seminggu tiga kali. Zee sendiri terbilang masih awal dalam mempelajari jurus Taiji, karena sebelumnya jurus ini bukanlah pegangannya. 

Manusiawi ia sempat merasa grogi, apalagi melawan Jatim yang terhitung cukup berat bagi gadis itu. 

Dukungan dari berbagai pihak yang memiliki visi yang sama, sangat membantu Zee dalam meningkatkan keterampilan dan pencapaiannya pada olahraga Wushu. 

Baik keluarga, tempat berlatih, dan sekolah. Saat ini Zee masih menjadi murid di salah satu sekolah umum di daerah Bandung. 

Ia harus membagi waktu antara sekolah dengan latihan. Apalagi, sekolahnya menerapkan sistem Full Day yang jam belajarnya berakhir pukul 15.30. 

Kelelahan sempat membuatnya sulit untuk menjalani latihan fisik. Namun sekolah memberikan kompensasi untuknya. “Biasanya izin setengah hari, karena sore sampai malam latihan. Alhamdulillah sekolahnya ngerti” jelas Dina Fitria Kusuma Dewi ibunda Zee. (Gusti Ayu Y. D.)

 

 

Kategori :