Bertemu Dubes Tiongkok, Khofifah Tawarkan Kerjasama Manufaktur, Porang, dan Sarang Burung Walet

Rabu 16-08-2023,00:10 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Gunawan Sutanto

SURABAYA, HARIAAN DISWAY - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kedatangan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang. Khofifah menawarkan sejumlah potensi kerjasama antara Jawa Timur dan sejumlah provinsi di Tiongkok.

Hal itu terungkap setelah pertemuan tertutup antara Khofifah dan Lu Kang, di Gedung Negara Grahadi, Selasa, 15 Agustus 2023.

Usai pertemuan itu, Khofifah menjelaskan, salah satu pembahasan yang dilakukan adalah pengembangan industri manufaktur.

Di Jatim, industri manufaktur sudah mencapai 31,4 persen di 2022. Padahal, Presiden RI Joko Widodo memprediksi industri ini di 2045 akan mencapai 30 persen. Artinya, Jawa Timur sudah melampaui prediksi Jokowi.

"Industri manufaktur yang jauh di atas target nasional membutuhkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang mumpuni. Oleh karena itu, selain saya menyampaikan pentingnya hilirisasi industri, tapi juga perlu peningkatan kualitas SDM,” kata Khofifah.

Di luar industri manufaktur, perempuan kelahiran Surabaya itu juga membahas potensi pasar dari sektor porang dan sarang burung walet.

Khofifah menyebut peluang pasarnya saat ini cukup besar dan terus berkembang. Nah selama ini Tiongkok merupakan pasar ekspor terbesar bagi dua komoditas ini.

Nah, lebih dari ekspor, Khofifah melihat yang tak kalah penting kerjasama antar negara dilakukan di bidang pendidikan. Tujuannya agar ada peningkatan kualitas SDM.

Ia ingin masyarakat, terutama generasi muda, bisa mendapatkan akses beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Salah satunya bisa didapat dari Tiongkok.

"Ini penting untuk terutama untuk pendidikan vokasi," ungkapnya.

Sementara itu, Lu Kang mendukung penuh program pembangunan di Jatim. Menurutnya, kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia sudah berjalan lama.

Senada dengan keinginan Khofifah, Lu Kang ingin terlihat dalam kerjasama pengembangan pendidikan vokasi di Jatim. Serta membuka lapangan pekerjaan baru.

"Kami yakin di masa akan datang akan banyak keberhasilan yang dicapai. Kami akan melaksanakannya dengan konkret,” tegasnya.(Michael Fredy Yacob)

Kategori :