Uji Kompetensi Wartawan Dengan Tema Ekonomi Kreatif

Senin 20-11-2023,07:24 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

MALANG, HARIAN DISWAY - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya menggelar Uji Kompetensi Wartawan (Ukw) untuk angkatan 54 dan 55 pada 17 hingga 19 November 2023. 

Uniknya, UKW kali ini mengambil tema tentang sektor ekonomi kreatif (ekraf) yang kini tengah gencar dibangun oleh Pemerintah Kota Malang. 

Komitmen Pemkot Malang pada sektor ekraf ditunjukkan dengan rampungnya pembangunan Gedung Malang Creative Center (MCC) di Jalan Ahmad Yani, Blimbing, Kota Malang.

BACA JUGA:11 Tewas dalam Kecelakaan KA Probowangi vs Minibus di Lumajang

Selain mendapatkan materi uji, para peserta yang terdiri dari 48 wartawan dari berbagai media di Jawa Timur ini juga terlibat dalam proses pengenalan dan promosi sektor ekonomi kreatif. 

Pada sesi pra-Ukw pada Jumat, 17 November 2023, para wartawan disajikan materi tentang pengembangan sektor ekraf oleh Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, Ketua Malang Creative Fusion (MCH) Vicky Arief dan Data Analist Asandra Salsabila. 


Para peserta Ukw mendapatkan materi tentang tantangan ekonomi kreatif dan dunia jurnalistik oleh kehadiran artificial intelligence (AI)-PWI Malang Raya -

Pemkot Malang sendiri terlihat sangat dekat dengan para jurnalis di kota apel. Terbukti dari keterlibatan para pejabat tinggi seperti Sekda dan Ketua DPRD I Made Riandiana Kartika hingga Pj. Walikota Malang yang menyerahkan sendiri secara simbolik sertifikat kepesertaan Ukw. 

"Tanpa dukungan dari teman-teman wartawan, tentunya pemkot akan kesulitan untuk mempromosikan program-program positif yang kita buat untuk masyarakat, termasuk sektor ekonomi kreatif sendiri," jelas Sekda Erik. 

BACA JUGA:Dinas Kominfo Kota Pasuruan Adakan Pelatihan Jurnalistik untuk KIM

Dalam sesi pra-UKW di Hotel Aria Gajayana tersebut, Ketua MCH Vicky Arief menekankan bahwa sektor ekraf diharapkan bakal menjadi tumpuan ekonomi di Kota Malang. 

"Kalau Kabupaten Malang dan Kota Bantu menjual wisatanya, maka Kota Malang tidak ada pilihan lain selain menjual manusianya, yakni berupa skill dan kreativitas," jelas Vicky. 


Pemkot Malang memamerkan wahana Malang City Tour (Macito) pada para wartawan peserta Ukw angkatan 54-55 dengan berkeliling Kota Apel-PWI Malang Raya-

Sementara itu, data analist Asandra Salsabila bercerita banyak tentang tantangan perkembangan teknologi bagi pelaku ekraf dan jurnalis. Terutama teknologi AI. 

"AI itu dididik untuk membaca pattern dan belajar. Namun akhirnya, produk-produk dari pelaku ekraf inilah yang diserap oleh AI untuk dijadikan database mereka," paparnya. 

Kategori :