Dalam surat itu, ia menyebut bahwa normalisasi hubungan AS-Tiongkok adalah salah satu pencapaian diplomatik terpenting dalam karier politiknya.
Warisan yang Abadi
Carter dikenang sebagai pemimpin yang mengutamakan dialog dan perdamaian. Meski kontroversial di kalangan tertentu di Washington, ia memiliki komitmen kuat untuk menyatukan bangsa-bangsa. Khususnya Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai dua ekonomi terbesar dunia.
BACA JUGA:Gerald dan Jacob: Persahabatan di Tengah Perjuangan DBL All-Star di Amerika Serikat
Kepergiannya meninggalkan jejak yang dalam di dunia diplomasi internasional. Sebagai pemimpin yang menolak pendekatan konfrontatif, Carter memberikan contoh penting. Yakni tentang bagaimana kebijakan luar negeri dapat diarahkan untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan saling menghormati.
Jimmy Carter, dengan dedikasi seumur hidupnya pada perdamaian dan kemanusiaan, akan selalu dikenang sebagai salah satu pemimpin dunia. Dengan dedikasinya untuk mempromosikan harmoni global.(*)