BACA JUGA:5 Game Santai Terbaik untuk Temani Libur Lebaran
Dalam catatan kuliner, ketupat sayur mulai populer di masyarakat urban pada awal abad ke-20. Di Jakarta, pedagang ketupat sayur bertebaran sejak dini hari, menawarkan sarapan khas yang mengenyangkan.
Pedagang ketupat sayur legendaris seperti Ketupat Sayur Cirebon di kawasan Senen atau Ketupat Sayur Khas Betawi di Tanah Abang menjadi bukti bahwa makanan itu bukan sekadar hidangan pendamping, tapi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Saat Lebaran, ketupat sayur menjadi pilihan yang lebih mudah diolah dibandingkan opor ayam yang membutuhkan waktu lama dalam proses memasaknya. Bagi keluarga yang tidak ingin repot memasak ayam dan menunggu santan mendidih berulang kali, ketupat sayur adalah penyelamat.
Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas dalam penyajian ketupat sayur. Di Jakarta dan Betawi, ketupat sayur identik dengan kuah santan berbumbu kuning kemerahan, sedikit pedas, dengan tambahan telur dan kerupuk merah sebagai pelengkap.
BACA JUGA:6 Kue Lebaran yang Selalu Meriahkan Momen Idulfitri
BACA JUGA:Daftar Kalori Kue Lebaran, Ini Tipsnya Biar Enggak Kebablasan..
Sementara di Sumatera Barat, ketupat sayur lebih mirip gulai, dengan kuah lebih kental dan aroma rempah yang kuat. Kadang-kadang, rendang atau dendeng balado ikut menemani. Di Jawa Tengah, ketupat sayur sering kali berbaur dengan tahu dan tempe bacem, memberikan cita rasa manis yang khas.
Di Surabaya dan sekitarnya, ketupat sayur memiliki kemiripan dengan lontong sayur, dengan kuah lebih encer dan tambahan sambal petis yang memberi rasa gurih berbeda. Beberapa tempat juga menambahkan irisan daging sapi atau telur pindang sebagai variasi.
Salah satu alasan mengapa ketupat sayur lebih disukai daripada opor ayam adalah fleksibilitasnya. Ketupat bisa dibuat dalam jumlah besar beberapa hari sebelum Lebaran, sementara kuah sayurnya mudah disiapkan dalam hitungan jam. Selain itu, ketupat sayur cocok disantap kapan saja—sarapan, makan siang, atau makan malam.
Bagi yang bosan dengan olahan ayam atau daging, ketupat sayur menawarkan alternatif yang lebih ringan dan tidak terlalu berlemak. Tidak heran jika banyak orang lebih memilih ketupat sayur sebagai sajian utama, sementara opor ayam hanya sebagai pelengkap.
Seiring waktu, ketupat sayur tetap menjadi hidangan favorit saat Lebaran. Ia membuktikan bahwa makanan sederhana bisa memiliki makna yang mendalam dan tetap relevan dalam tradisi.
Meskipun opor ayam masih bertahan sebagai makanan khas Idulfitri, ketupat sayur memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya tetap dicari setiap tahunnya.
Jadi, jika tahun ini Anda bingung memilih antara ketupat sayur atau opor ayam, ingatlah: yang paling dicari saat Lebaran bukan opor, tapi ketupat sayur! (*)