Stincek mengaku awalnya ragu bisa lolos hingga ke tingkat nasional, namun kini ia bersyukur bisa menjadi bagian dari Paskibraka Nasional dan berkesempatan mengenal teman-teman dari berbagai provinsi.
Menurut dia, awalnya mereka belum saling mengenal, mengingat berasal dari 38 provinsi berbeda. Namun, setelah memulai pelatihan, mereka mulai memahami cara untuk kompak, termasuk hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
BACA JUGA:Imbauan Kemnaker Jelang Cuti Bersama HUT Ke-80 RI
BACA JUGA:Sambut HUT Ke-80 RI, Wabup Gresik Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pesisir, Angkut 628 Kg Sampah
"Kita harus memahami satu sama lain, fokus ke diri sendiri, tapi harus juga ke tim. Jadi harus saling memahami. Untuk sampai pengibaran nanti, kita harus tetap kompak dan mempunyai rasa kebersamaan yang kuat,” ujarnya.
Ia juga tak memungkiri ada rasa gugup menjelang hari istimewa tersebut.
“Yang pasti terutamanya gugup bisa ketemu langsung dengan Bapak Presiden. Kayak sebuah kebahagiaan untuk kita semua bisa ketemu langsung dengan hasil usaha kita sendiri,” katanya. (*)