HARIAN DISWAY - Pada pekan ke-13 Serie A 2025/2026, AC Milan berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lazio di San Siro, Minggu, 30 November 2025.
Gol tunggal yang dicetak oleh Rafael Leao di menit ke-51 menjadi pembeda dalam pertandingan sengit yang sarat akan drama dan kontroversi.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menerapkan formasi 3-5-2 dengan Rafael Leao dan Christopher Nkunku di lini depan. Alexis Saelemaekers dan Davide Bartesaghi beroperasi di sayap, sedangkan Luka Modric menggawangi lini tengah dengan didukung oleh Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot.
Di sisi lain, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, menurunkan formasi 4-3-3 yang sama dengan saat melawan Lecce. Matias Vecino menggantikan Danilo Cataldi yang cedera. Boulaye Dia menjadi ujung tombak, diapit oleh Gustav Isaksen dan Mattia Zaccagni.
BACA JUGA:Chelsea Kembali Incar Mike Maignan dari AC Milan, Siapa Dilepas?
BACA JUGA:Rating Pemain Inter Milan Pasca Kalah 1-0 dari AC Milan, Thuram-Lautaro Ompong!
Pertahanan AC Milan Solid
Duel Strahinja Pavlovic (kanan) dan Adam Marusic (kiri) di laga AC Milan vs Lazio, Minggu, 30 November 2025-Reuters-
Lazio hampir mengejutkan tuan rumah dengan mencetak gol lebih awal melalui tendangan bebas Mattia Zaccagni. Namun, Mario Gila yang menyundul bola dengan keras harus menghadapi penyelamatan menakjubkan dari Mike Maignan.
Kiper asal Prancis itu menunjukkan performa yang sangat baik sepanjang pertandingan. Ia mencatat beberapa penyelamatan krusial dan membuktikan dirinya sebagai jantung pertahanan Rossoneri (sebutan AC Milan).
Babak pertama berlangsung ketat. AC Milan memiliki penguasaan bola sedikit lebih baik (53 persen berbanding 47 persen). Namun, Lazio menunjukkan ketajaman dalam serangan mereka.
Zaccagni berhasil melewati penjaganya beberapa kali, tetapi tidak ada rekan setim yang dapat memanfaatkan peluang yang dihasilkan.
BACA JUGA:Rating Pemain AC Milan Pasca Kalahkan Inter Milan 1-0, Mike Maignan MVP
BACA JUGA:Inter Milan vs AC Milan 0-1, Christian Pulisic Pahlawan Rossoneri
Satu-satunya peluang berarti bagi AC Milan datang dari Fikayo Tomori, yang tendangan volinya melebar. Dalam sebagian besar babak ini, kedua tim tampil hati-hati, tanpa banyak peluang berbahaya.
Setelah jeda, AC Milan tampil lebih agresif. Tim asuhan Allegri mulai menunjukkan karakter juara mereka dengan taktik kolektif yang baik.