GTA Tak Akan Pernah Tinggalkan Amerika, Ini Penjelasan Mantan Developer Rockstar

Jumat 26-12-2025,10:15 WIB
Reporter : Dave Yehosua
Editor : Salman Muhiddin

Pandangan Vermeij sejalan dengan pernyataan Dan Houser, salah satu pendiri Rockstar Games. Dalam podcast Lex Fridman, Houser menjelaskan bahwa identitas GTA sangat lekat dengan budaya dan pola hidup orang Amerika.

Meski Rockstar pernah merilis GTA London pada era PlayStation 1, proyek tersebut lebih dianggap sebagai eksperimen kecil, bukan fondasi untuk game GTA utama.

BACA JUGA:Bosan Nunggu GTA 6? Ini Dia 5 Game Alternatif yang Tak Kalah Asyik

BACA JUGA:Jutaan Gamer Tertipu Video Gameplay GTA 6 Terbaru, Ternyata Bikinan AI

“GTA itu butuh senjata, karakter yang larger-than-life, dan sudut pandang Amerika. Bahkan jika itu dilihat dari luar,” ujar Houser. Menurutnya, elemen-elemen tersebut sulit diterjemahkan ke dalam latar kota di luar Amerika tanpa menghilangkan jiwa GTA itu sendiri.

Kuatnya relasi antara GTA dan Amerika bahkan merambah dunia akademik. Seorang profesor sejarah dari University of Tennessee dijadwalkan mengajar kelas sejarah berbasis GTA pada awal 2026.

Ia menilai seri ini telah membentuk cara jutaan pemain di seluruh dunia memandang Amerika modern.

Dengan semua pertimbangan tersebut, masa depan GTA tampaknya akan tetap berkutat di negeri Paman Sam. Bagi Rockstar, Amerika bukan sekadar latar, melainkan inti dari identitas Grand Theft Auto(*)

Kategori :