Ia menjelaskan bahwa mutasi pada subclade K belum cukup signifikan untuk dikategorikan sebagai jenis flu baru.
Namun, perubahan tersebut membuat virus mampu menghindari sebagian perlindungan dari vaksin flu tahun ini.
BACA JUGA:Serupa Flu Biasa, Kasus Kematian HMPV Sangat Rendah
BACA JUGA:HMPV Termasuk Pilek karena Virus, Kenali Bedanya dengan Flu
Meski efektivitas vaksin tidak sempurna terhadap subclade K, para ahli menegaskan vaksinasi tetap penting.
Analisis awal dari Inggris menunjukkan vaksin flu masih memberikan perlindungan parsial. Terutama dalam menurunkan risiko rawat inap akibat komplikasi flu.
CDC mencatat tingkat vaksinasi flu masih relatif rendah. Hingga saat ini, hanya sekitar 42 persen orang dewasa dan anak-anak di Amerika Serikat yang telah menerima vaksin flu.
CDC dan berbagai organisasi medis merekomendasikan vaksin flu untuk hampir semua orang berusia enam bulan ke atas.
Super flu subclade K influenza A dilaporkan meninggi di Amerika Serikat.-istock-
BACA JUGA:Tanggapi Wabah hMPV, Pakar Sarankan Cukup Lakukan 5M dan Gunakan Vaksin Flu
BACA JUGA:Hampir Mirip Cacar Air, Ini Cara Membedakannya dengan Flu Singapura
Flu disebut sangat berbahaya bagi lansia, ibu hamil, anak kecil, serta individu dengan penyakit kronis. Seperti asma, diabetes, penyakit jantung, dan gangguan sistem imun.
Selain vaksin, tersedia pula obat resep antivirus untuk flu, khususnya bagi kelompok berisiko tinggi. Namun, pengobatan itu harus diberikan dalam satu hingga dua hari pertama setelah gejala muncul agar efektif. (*)