Di bawah asuhan Tudor, Juventus berhasil mengamankan tiket Liga Champions pada akhir musim. Sebuah pencapaian yang sempat meredakan kritik terhadap kebijakan klub dalam melakukan pergantian pelatih di tengah kompetisi.
Secara keseluruhan, Tudor memimpin Juventus dalam 24 pertandingan kompetitif, yang berlangsung dari akhir musim 2024-2025 hingga awal musim 2025-2026.
Mantan pelatih Juventus Thiago Motta yang digantikan Igor Tudor. Ia sejatinya masih terikat kontrak dengan Juventus hingga 2027.-@thiagomotta.mr-Instagram
BACA JUGA:Igor Tudor di Ujung Tanduk, Dua Laga ke Depan Jadi Penentu Nasibnya di Juventus
BACA JUGA:Juventus Takluk dari Como, Igor Tudor Bicara Strategi dan Keputusan Turunkan Vlahovic di Akhir Laga
Dari total laga tersebut, Juventus mencatatkan sepuluh kemenangan, delapan hasil imbang, dan enam kekalahan.
Statistik tersebut menunjukkan performa yang relatif stabil. Meski belum sepenuhnya memuaskan bagi manajemen dan tifosi yang menuntut konsistensi di level tertinggi.
Meski begitu, dinamika internal klub dan hasil yang dianggap kurang optimal membuat manajemen Juventus mengambil keputusan tegas pada Oktober. Mereka memecat Tudor.
Luciano Spalletti kemudian ditunjuk sebagai pelatih kepala baru, dengan kontrak yang berlaku hingga akhir musim ini.
BACA JUGA:Juve Ditahan Imbang Milan, Alessandro Del Piero Kritik Rotasi Igor Tudor
BACA JUGA:Juventus dan Tren Seri di Awal Musim, Igor Tudor Disebut Ikuti Jejak Thiago Motta
Kehadiran Spalletti diharapkan mampu membawa Juventus kembali bersaing di papan atas Serie A. Sekaligus tampil kompetitif di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, situasi kepelatihan Juventus juga masih menyisakan nama Thiago Motta. Pelatih yang digantikan Tudor pada Maret 2025 itu hingga kini masih tercatat sebagai bagian dari klub, dengan kontrak yang berlaku sampai 2027.
Kondisi itu membuat Juventus memiliki tiga nama pelatih dalam daftar kontrak dalam rentang waktu yang berdekatan. Sebuah situasi yang cukup unik dan menimbulkan beban finansial tersendiri bagi klub.
Pemutusan kontrak Tudor setidaknya memberi kejelasan bagi semua pihak. Juventus dapat mengurangi kewajiban finansial jangka panjang. Sementara Tudor memperoleh kebebasan penuh untuk menentukan langkah karier selanjutnya.
Luciano Spalletti, pelatih Juventus saat ini yang menggantikan Igor Tudor.-@FabrizioRomano-Twitter X