Berbagai masukan dari mereka dikumpulkan untuk menyempurnakan layanan sebelum diluncurkan secara luas.
ChatGPT Health yang akan dirilis OpenAI dirancang sebagai alat pendukung untuk pengguna dalam memahami data kesehatan mereka. --AFP
Pengguna yang tertarik dapat mendaftar dalam daftar tunggu melalui akun ChatGPT masing-masing. Hingga kini, belum ada konfirmasi terkait tanggal peluncuran global secara resmi.
Namun, OpenAI menyatakan layanan itu akan diperluas. Menjangkau lebih banyak pengguna dalam beberapa bulan mendatang.
OpenAI menegaskan bahwa ChatGPT Health tidak dirancang untuk menggantikan peran tenaga medis profesional.
Layanan itu berfungsi sebagai alat pendukung. Membantu pengguna memahami data kesehatan mereka secara lebih baik. Juga mengambil peran aktif dalam menjaga kebugaran.
Perusahaan menekankan bahwa ChatGPT Health tidak memberikan diagnosis medis atau pengobatan. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan bersifat informatif. Pengguna yang mengalami keluhan kesehatan sebaiknya tetap memerlukan konsultasi dengan dokter.
BACA JUGA:ChatGPT vs Gemini, Adu Cerdas di Era AI Modern
BACA JUGA:OpenAI Rilis ChatGPT 5.1 Pekan Ini, Apa Saja Perubahannya?
Dengan peluncuran itu, OpenAI berharap ChatGPT Health dapat menjadi jembatan antara teknologi kecerdasan buatan dan kesadaran kesehatan masyarakat. (*)