Sam Altman Prediksi AI Akan Jadi Layanan Seperti Listrik, Bisa Dibayar Berdasarkan Pemakaian

Sam Altman Prediksi AI Akan Jadi Layanan Seperti Listrik, Bisa Dibayar Berdasarkan Pemakaian

CEO OPENAI Sam Altman sebut AI pada masa depan akan digunakan seperti layanan utilitas sehari-hari.-YUICHI YAMAZAKI-AFP-

HARIAN DISWAY - CEO OpenAI Sam Altman membuat prediksi menarik terkait teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurutnya, AI pada masa depan akan digunakan seperti layanan utilitas sehari-hari. Mirip listrik atau air yang dibayar berdasarkan jumlah pemakaian.

Pernyataan tersebut disampaikan Altman saat berbicara dalam acara BlackRock US Infrastructure Summit.

Dalam kesempatan itu, ia menggambarkan masa depan AI sebagai layanan yang akan diakses masyarakat secara rutin. Jadi, keberadaannya tidak lagi dianggap sebagai teknologi yang luar biasa atau rumit.

BACA JUGA:Bahaya Hoaks Deepfake Pemimpin Dunia, Cara Membedakan Video Asli dan Propaganda AI

BACA JUGA:Bocoran Galaxy S26 Ungkap AI Lebih Canggih dan Fitur Privacy Display


CEO OpenAI Sam Altman saat menjadi pembicara dalam acara OpenAI DevDay pada Senin, 6 November 2023. -Justin Sullivan/Getty Images-The Verge

Saat ini, banyak orang masih melihat AI sebagai teknologi revolusioner yang dapat mengubah berbagai industri.

Namun menurut Altman, dalam beberapa tahun ke depan AI akan menjadi sesuatu yang sangat biasa digunakan.

Seperti telah dijelaskan, ia menilai masyarakat nantinya akan memanfaatkan AI seperti menggunakan listrik atau air. Pengguna cukup memakai layanan tersebut ketika dibutuhkan. Kemudian membayar sesuai tingkat penggunaan.

“Ke depan kami melihat kecerdasan akan menjadi utilitas seperti listrik atau air, dan orang akan membelinya dari kami berdasarkan meteran,” ujar Altman.

BACA JUGA:Inovasi AI dan IoT Karya Talenta Muda Siap Dorong Transformasi Digital Indonesia

BACA JUGA:Unity Siapkan AI yang Bisa Ciptakan Game dari Perintah Teks

Model pembayaran baru tersebut berbeda dari sistem yang saat ini banyak digunakan oleh layanan digital. Yaitu berbasis langganan bulanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: