Dauroh Ramadhan Parenting Hood Academy, Ajak Orang Tua Mendidik Anak dengan Hati
PULUHAN ORANG TUA mengikuti seminar edukasi parenting di Masjid Nuruzzaman, Kampus B, Universitas Airlangga pada 8 Maret 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pola pengasuhan dan pendidikan dalam keluarga berbeda-beda setiap masa. Maka, menimba ilmu parenting tak ada habisnya. Diperlukan upaya cerdas untuk mengikuti dinamika zaman.
Usung Mendidik Gen Alpha dan Beta, Komunitas Belajar Kelas Asyik (Klasik) dan Pendidikan Lestari menggelar Dauroh Ramadhan Parenting Hood Academy. Pembicaranya Prof. Iman Harymawan, founder Pendidikan Lestari.
Acara berlangsung di Masjid Nuruzzaman, Kampus B, Universitas Airlangga (Unair) pada Minggu, 8 Maret 2026. Puluhan peserta yang terdiri dari Gen X, Milenial, dan Baby Boomers juga berkesempatan mendengarkan wawasan parenting Islami dari Ustaz Abdul Kholiq.
"Kurikulum rumah tangga adalah salah satu pelajaran yang tidak didapatkan di sekolah. Padahal, menikah dan mengasuh anak membutuhkan ilmu," tutur Prof. Iman.
BACA JUGA:Tip Co-Parenting, Kenali Inner Child Orang Tua untuk Berikan Rasa Nyaman Pada Anak
BACA JUGA:4 Cara Smart Parenting yang Membantu Anak Tumbuh Seimbang di Sekolah, Hobi, dan Kehidupan

USTAZ ABDUL KHOLIQ mengisi seminar edukasi parenting generasi Alpha dan Beta di era digital. - Klasik -
Melalui seminar tersebut, Iman berharap para orang tua semakin memahami peran mereka dalam keluarga. Utamanya, dalam membangun generasi yang kuat iman, ilmu, dan akhlak.
Perubahan zaman berkontribusi besar pada perubahan perilaku manusia. Kemajuan teknologi membuat generasi modern lebih akrab dengan gawai ketimbang orang tuanya.
Itu juga terjadi dalam relasi mereka dengan teman, bahkan relasi mereka dengan para guru di sekolah. Kebutuhan untuk bertanya dan berinteraksi menjadi minimal karena artificial intelligence (AI) bisa menjawab semuanya.
“Anak-Anak yang hidup di zaman ini memang sulit terlepas dari gadget. Mereka jadi jarang merespons guru karena ada AI,” jelas Abdul.
BACA JUGA:Cara Menjalankan Gentle Parenting di Era Modern yang Penuh Tantangan
Kondisi jiwa manusia, lanjutnya, dipengaruhi tiga hal. Yakni, nafsul muthmainnah (berperasaan), nafsu lawwamah (berpikir), dan nafsul ammarah (cenderung bergerak dan punya energi besar).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: