Mengadili Mens Rea: Komedi, Kritik Politik, dan Ketakutan Negara

Minggu 11-01-2026,07:00 WIB
Oleh: Jaleswari Pramodhawardani

Dan, seperti dalam novel Orwell, yang menentukan bukan seberapa keras negara berbicara, melainkan seberapa jauh ia berani membiarkan warganya berpikir. Kita tidak perlu menunggu kisah ini menjadi tajuk media asing yang menertawakan sebuah negeri yang takut pada kritik seorang komedian. 

Jika kritik diseret ke kantor polisi, itu bukan lagi soal etika humor, melainkan tanda bahaya bagi kebebasan dan nalar publik. Demokrasi yang sehat menjawab satire dengan argumen, bukan dengan ancaman hukum. (*)


*) Jaleswari Pramodhawardani adalah kepala Laboratorium Indonesia 2045 (Lab45) dan deputi V Polhukam Kantor Staf Presiden 2015–2024.-Dok. Pribadi-

 

Kategori :