BACA JUGA:Kasus Super Flu Tertinggi di Jawa Timur, Khofifah Tegaskan Kondisi Masih Terkendali
BACA JUGA:Waspada Super Flu Usai Libur Nataru, Pemkot Surabaya Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Budi juga menekankan bahwa super flu atau Influenza A H3N2 subclade K bukan ancaman pandemi mematikan seperti Covid-19 pada 2020 lalu.
Menurutnya, virus tersebut bukan hal baru dan telah dikenal selama puluhan tahun.
“Super flu ini sebenarnya influenza yang sudah lama ada virusnya, beda dengan Covid-19. Covid itu virus baru, jadi daya tahan tubuh kita belum ada karena enggak kenal,” ungkap Budi.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas tubuh, serta tidak panik menyikapi informasi terkait super flu, sambil terus mengikuti arahan tenaga medis dan otoritas kesehatan. (*)