BACA JUGA:Racing Bulls Bangkit, Red Bull Melaju: Babak Baru F1 2026 Dimulai
BACA JUGA:Era Baru Haas F1 Dimulai, Simulator di Banbury Jadi Kunci Ambisi 2026
Williams Racing menilai keikutsertaan Browning di Super Formula Jepang akan memberikan pengalaman lintasan yang krusial, sekaligus semakin mengasah keterampilannya saat memasuki fase penting berikutnya dalam karir balapnya.
Tak hanya itu, Williams Racing juga mengumumkan susunan Akademi Pembalap 2026 , yang diisi oleh deretan talenta muda dari berbagai negara.
Akademi tersebut mencakup pembalap Prancis Alessandro Giusti dan Jade Jacquet , pembalap Jepang-Slovakia Kean Nakamura-Berta , pembalap Ukraina Oleksandr Bondarev , pembalap Belanda Dean Hoogendoorn , pembalap Inggris Will Green , serta pembalap Amerika Serikat Lucas Palacio .
Keberagaman dan kualitas talenta muda ini menegaskan komitmen Williams Racing dalam membina generasi bintang motorsport masa depan.
Menjelang musim Formula 1 2026, perhatian publik pun tertuju pada Williams Racing dan Luke Browning.
Dengan kombinasi semangat muda, ambisi besar, serta visi strategi yang jelas, tim legendaris ini tampak siap menciptakan gebrakan di panggung Formula 1.
Kencangkan sabuk pengaman, Formula 1 musim 2026 akan menjanjikan cerita yang menakjubkan.(*)