Biasanya disajikan dengan kuah colo-colo ikan cakalang. Lomba itu diadakan di penghujung acara. Kegiatan itu menjadi cara menyenangkan untuk mempererat rasa kebersamaan di antara warga Maluku di perantauan.
Peserta pelantikan Dewan Pengurus KPPM baru periode 2025-2030 saat menyanyikan lagu Gandong di Surabaya, Sabtu, 18 Januari 2026.-Agustinus Fransisco-Harian Disway
Prof. Paul Tahalele, pembina KPPM, mengungkapkan pentingnya acara itu dalam memperkuat kontribusi orang Maluku di Jawa Timur.
BACA JUGA:Gunung Ibu Maluku Utara Meletus
BACA JUGA:Gempa Bumi Guncang Provinsi Maluku Pagi Ini, Cek Info BMKG
Ia menjelaskan asal usul budaya Maluku yang kaya. Termasuk pengaruh suku Melanesia, Austronesia, dan Papua. Menurutnya, Maluku memiliki berbagai kekayaan budaya. Termasuk musik, tarian, dan busana adat.
Di tengah situasi yang menantang, Prof. Tahalele mengingatkan bahwa saat ini Maluku berada di urutan ke-33 dalam hal kemiskinan dan pendidikan di Indonesia.
BACA JUGA:Kejurnas Basket U18 Memanas: Warriors Kokoh, Maluku Elite Ambon Hentikan Rekor Buruk
BACA JUGA:Tijjani Reijnders Bangga Punya Darah Indonesia, Punya Tato Senjata Tradisional Maluku!
"Mari meneladani Pattimura. Kita harus keluar dari kemiskinan dan memiliki pendidikan. Membangun Maluku dan menyediakan bantuan bagi warga Maluku. Itu harus digalakkan oleh semua jajaran," katanya.
Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Eddy Supriyanto juga menyoroti kontribusi KPPM sebagai mitra pemerintah untuk menjaga persatuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku di Jawa Timur.
"Kami ingin bersama-sama membangun sinergi di berbagai bidang. Termasuk keamanan dan perekonomian," katanya.
Melalui acara itu, KPPM berharap dapat mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi warga Maluku di perantauan.
BACA JUGA:Tijjani Reijnders Bangga Punya Darah Indonesia, Punya Tato Senjata Tradisional Maluku!
BACA JUGA:Tantangan Pengelolaan Keuangan di Maluku Utara
Diharapkan, langkah itu tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan. Tetapi juga meningkatkan kontribusi masyarakat Maluku terhadap pembangunan Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan. (*)