Sementara itu, lapisan aluminium tembus cahaya dipilih. Bertujuan agar cahaya dan udara tetap dapat mengalir ke dalam bangunan. Sehingga menciptakan suasana yang terbuka dan nyaman.
Pada sisi konter kopi, fasad bangunan dapat diangkat ke arah luar. Berfungsi sebagai kanopi sementara bagi pengunjung.
Sebuah bangku kayu panjang juga ditempatkan di samping bangunan. Dilengkapi panel transparan berbahan rangka baja dan membran ECTFE. Berfungsi sebagai peneduh.
BACA JUGA:Rumah Tradisional di Slovenia Disulap Jadi Hunian Modern, Padukan Memori dan Arsitektur Kontemporer
BACA JUGA:Deretan Interior Tangga Terbaik Dunia 2025, Simbol Artistik dan Narasi Filosofis
Saat kafe Bloom Box beroperasi, fasad yang dapat disesuaikan dapat terbentang.-Wen Studio-dezeen.com
Menurut SoBA Architects, strategi “kerangka stabil dan kulit dinamis” memungkinkan bangunan memiliki siklus hidup lebih panjang. Sekaligus mampu terus beradaptasi dengan lingkungan perkotaan.
Mereka memandang Bloom Box bukan sebagai bangunan yang telah selesai. Melainkan sebagai "wadah hidup". Terus berkembang seiring penggunaan.
Studio itu didirikan pada 2018 oleh Ruo Wang dan Haiyin Tang di New York, dengan kantor di Suzhou dan Seattle.
Selain Bloom Box, SoBA Architects juga baru menyelesaikan proyek taman kota lain di Kunshan. Mereka terinspirasi dari kurva dan ritme musik lokal. (*)