Selebrasi Donyell Malen usai buka keunggulan AS Roma atas Torino dalam laga Serie A 2025/2026 pekan ke-21, Senin 19 Januari 2026--@OfficialASRoma-X
Setelah tertinggal, Torino mencoba meningkatkan intensitas serangan. Gvidas Gineitis dan Ngonge beberapa kali mencoba tembakan jarak jauh, namun Mile Svilar tampil sigap di bawah mistar.
Torino juga harus melakukan pergantian pemain lebih awal setelah Zakaria Aboukhlal mengalami cedera dan digantikan Marcus Holmgren Pedersen.
Menjelang akhir babak pertama, Roma hampir menambah gol melalui Bryan Cristante, tetapi sepakannya dari luar kotak penalti melambung. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1–0 bagi tim tamu.
BACA JUGA:AS Roma vs Sassuolo 2-0: Jay Idzes Cs Tumbang di Tangan Giallorossi
BACA JUGA:AS Roma Dorong Transfer Joshua Zirkzee dari Manchester United pada Bursa Januari
Memasuki babak kedua, Torino langsung menekan. Cesare Casadei yang masuk sebagai pemain pengganti nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan, tetapi Svilar kembali melakukan penyelamatan penting.
Valentino Lazaro juga mendapat peluang emas, namun tembakannya tepat ke arah kiper Roma.
Roma bermain lebih sabar dan menunggu celah lewat serangan balik. Pada menit ke-52, Matías Soulé masuk menggantikan Pellegrini untuk menambah kreativitas.
Torino terus mencoba melalui Adams dan Nikola Vlašić, tetapi penyelesaian akhir mereka kerap tidak tepat sasaran.
Momen krusial datang pada menit ke-72. Setelah sebelumnya tembakannya digagalkan Paleari, Dybala akhirnya mencatatkan namanya di papan skor.
Menerima umpan matang dari Devyne Rensch di sisi kanan, Dybala melepaskan tembakan kaki kiri dari jarak dekat yang menghujam bagian atas gawang. Roma unggul 2–0.
Gol Paulo Dybala gandakan keunggulan AS Roma atas Torino dalam laga Serie A 2025/2026 pekan ke-21, Senin 19 Januari 2026--@OfficialASRoma-X
Gol tersebut membuat Roma semakin nyaman. Beberapa menit kemudian, Malen hampir mencetak gol keduanya lewat serangan balik cepat, namun peluangnya kembali melebar.
Di sisa waktu pertandingan, Torino tetap berusaha mencetak gol hiburan. Ché Adams dan Saúl Coco sempat mendapatkan peluang, tetapi akurasi tembakan menjadi masalah utama. Roma lebih fokus menjaga keunggulan dan mengatur tempo.
Tambahan waktu empat menit tidak mengubah keadaan. Peluit panjang dibunyikan, menandai kemenangan solid AS Roma dengan skor 2–0 atas Torino. Kemenangan tersebut menegaskan efektivitas Roma dalam memanfaatkan peluang serta disiplin bertahan. (*)