Pemkot Targetkan 5.250 UMKM Kantongi NIB Tahun Ini

Selasa 20-01-2026,16:03 WIB
Reporter : Edi Susilo
Editor : Noor Arief Prasetyo

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Pemkot menargetkan 5.250 UMKM di Kota Pahlawan mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) tahun ini. Itu dikatakan Kepala  Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Mia Santi Dewi, Selasa, 20 Januari 2026.

Mia mengatakan, Pemkot saat ini terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas UMKM di Surabaya. Utamanya dalam memberikan pendampingan seperti pelatihan pemasaran, sertifikasi halal, pendaftaran merek, dan hingga pendampingan pengurusan NIB.

Nomor induk usaha, kata Mia seringkali menjadi sandungan bagi pelaku UMKM. Yang  ingin mengurus sertifikasi halal, namun belum memiliki NIB. ”Di sinilah peran kami untuk mendampingi prosesnya satu per satu hingga tuntas," ujar Mia.

Selain margetkan UMKM memiliki NIB, Pemkot tahun ini juga berfokus pada pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan omzet pendapatan. 

BACA JUGA:Kisah Kebab Endul Bekasi, Tumbuh Berkat LinkUMKM BRI

BACA JUGA:BRI Bina Kain Indonesia by Shifara, UMKM Batik Lokal Bangkit Lewat Koleksi Office Wear

Mia mengatakan program pendampingan ini terus dilakukan Pemkot setiap tahun. Tujuan tak lain agar UMKM di Surabaya memiliki daya saing dan mampu bertahan dan terus berkembang. 

salah satunya adalah Mila Via, 48, pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Bendul Merisi. Dia mengaku telah mendapatkan manfaat dari program itu. Pemilik stan "Angkringan Bestie" ini mengaku mendapatkan rombong gratis dari Pemkot untuk berjualan di SWK.

Mila menambahkan, selain fasilitas fisik, dirinya juga merasakan dampak dari event-event yang digelar Pemkot Surabaya. Event- event itu membuat dagangannya menjadi laris dan menambah omzet baginya. 

Bahkan, dari event tersebut, stan SWK miliknya pernah meraih Juara 1 lomba kuliner antar-SWK pada acara yang digelar oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Dulu saya karyawan dengan gaji tetap, sekarang harus berinovasi sendiri. Tapi di sini saya nyaman karena waktu fleksibel untuk anak-anak dan didukung penuh oleh fasilitas pemerintah," imbuhnya. (*)

Kategori :