Setelah itu dia melanjutkan pengembangan ke tahap studi model dan pembuatan prototipe selama 1 bulan. Kehadiran Luna dan Luca mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tenaga pendidik.
"Edukasi seksual untuk anak usia dini sangat penting. Anak-anak jadi lebih mengenal tubuh mereka sendiri dan tahu batasan-batasan yang tidak boleh disentuh orang lain," ujar Shinta Oktaviani, S.Psi., Psikolog, yang merupakan kepala KB Sanggar Kreativitas Ubaya.
BACA JUGA:Ketika Anak-Anak Usia Dini Kian Lekat pada Gawai, Kendali Ada pada Orang Tua
BACA JUGA: Kenalkan Listrik sejak Usia Dini
AMELIA MARGARETHA SUPRAPTO menunjukkan bahwa boneka Sentasi dapat dilepas-pasang ekspresinya-Najwa Rana Iswari-Harian Disway
Shinta menambahkan bahwa pembelajaran itu dapat melatih kecerdasan emosi anak-anak. "Di usia dini, anak-anak lebih bagus belajar dari lingkungan terdekat. Dari sekolah dan orang tua," terangnya.
Bunga Lia, wali murid, menyampaikan apresiasi positifnya terhadap edukasi seksual yang disampaikan melalui media pembelajaran boneka interaktif itu. "Pendidikan dari dini itu penting. Sambil bermain, anak-anak akan lebih mudah menangkap pelajaran," ujarnya.
Amelia berharap kehadiran boneka interaktif itu dapat menjadi solusi bagi orang tua maupun pendidik dalam menyampaikan edukasi seksual pada anak usia dini.
"Semoga dengan adanya ini, anak-anak menjadi lebih paham, lebih aware, dan bisa mencegah terjadinya kekerasan seksual," pungkasnya. (*)
BACA JUGA:Bahas Perubahan Iklim Bareng Anak-Anak lewat Film dan Game Interaktif Bahasa Inggris
BACA JUGA:Dukung Pembelajaran Darurat, BNPB Dirikan Tenda Peleton Untuk Anak-Anak Sekolah
*) Peserta Magang dari Kemnaker RI