- Biaya operasional rendah
- Minim perawatan mesin
- Ramah lingkungan
Kekurangan:
- Jarak tempuh terbatas
- Infrastruktur charging belum merata
- Kurang cocok untuk perjalanan jauh atau mudik
BACA JUGA:Wuling Luncurkan New Air EV dan Cloud EV di Surabaya, Siap Kuasai Pasar Mobil Listrik Jawa TImur!
BACA JUGA:Tesla Drop, Kalah Bersaing dengan Mobil Listrik Tiongkok
Mobil listrik murah lebih ideal sebagai kendaraan harian. Jika kebutuhan utama adalah mobilitas dalam kota, mobil listrik murah sudah sangat memadai. Namun, untuk perjalanan jauh, mobil konvensional masih lebih fleksibel.
Jadi, mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 jutaan kini bukan sekadar wacana. Pilihan semakin banyak dan semakin realistis terjangkau.
Meski belum ideal untuk semua kebutuhan, mobil listrik murah cocok untuk penggunaan harian. Terutama di perkotaan.
Dengan biaya operasional rendah dan teknologi yang terus berkembang, mobil listrik murah berpotensi menjadi kendaraan utama keluarga kecil di masa depan. (*)
BACA JUGA:Animo Pemudik Kendaraan Listrik Meningkat, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra
BACA JUGA:Dorong Transisi Energi, PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Jatim
Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.