GP Australia 2026: Verstappen, Stroll, Sainz Tetap Start Meski Gagal Kualifikasi

GP Australia 2026: Verstappen, Stroll,  Sainz Tetap Start Meski Gagal Kualifikasi

FIA perbolehkan Verstappen, Stroll, dan Sainz untuk start GP Australia-fia-x

HARIAN DISWAY- Steward FIA memastikan tiga pembalap tetap strat di Formula 1 GP Australia. Mereka adalah Max Verstappen (Red Bull), Lance Stroll (Aston Martin), dan Carlos Sainz (Williams).

Padhal, ketiganya gagal mencatatkan waktu pada sesi kualifikasi. Namun steward memberi dispensasi agar mereka tetap bisa mengikuti balapan.

Verstappen mengalami kecelakaan di tikungan 1 saat sesi berlangsung. Insiden itu membuatnya gagal menyelesaikan putaran cepat. Sementara itu, Carlos Sainz mengalami masalah pada mobilnya. Pembalap Williams itu berhenti saat out lap pada FP3.

Akibatnya ia bahkan tidak bisa mengikuti sesi kualifikasi. Padahal, waktu latihan sebelumnya cukup kompetitif. Kedua pembalap masih memenuhi aturan 107 persen. Aturan tersebut menjadi syarat dasar mengikuti balapan.

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi GP Australia 2026, Mercedes Start 1-2 di Era Regulasi Baru F1

BACA JUGA:FP3 GP Australia 2026 Ricuh: Russell Tercepat, Antonelli Crash di Tikungan 3

Berbeda dengan kasus yang dialami Lance Stroll. Ia hampir tidak memiliki waktu latihan sepanjang akhir pekan. Masalah berasal dari unit daya Honda yang bermasalah. Hal itu membuatnya secara teknis tidak memenuhi syarat awal.

Tapi, rekan setimnya, Fernando Alonso tidak mengalami masalah serupa. Mantan juara dunia bersama Renault itu menyelesaikan kualifikasi, meskipun hanya di posisi ke-17.


GP Australia 2026: Verstappen, Stroll, Sainz diizinkan start meski tak catat waktu kualifikasi. Foto: Verstappen gagal menyelesaikan kualifikasi setelah kecelakaan di Q1, Sabtu, 7 Maret 2026.-Motorsport-

Aston Martin berargumen bahwa mobil mereka sejatinya cukup cepat. FIA menerima alasan itu, sehingga Stroll juga diizinkan start. Meskipun, si pembalap sendiri mengakui ada concern terhadap performa AMR26 yang masih membuatnya waswas.

Fernando Alonso sendiri mencatat bahwa kurangnya suku cadang mesin Honda berarti Aston Martin tidak dapat mengambil risiko kerusakan serius pada unit dayanya dalam balapan. Mengingat Grand Prix Tiongkok akan berlangsung minggu depan.

BACA JUGA:Isack Hadjar Akui Mobil Red Bull Kurang Konsisten di FP2 GP Australia 2026

BACA JUGA:FP2 GP Australia 2026: Piastri Tercepat di Albert Park, Russell Terlibat Drama Pit Lane

"Maksudku, kami akan fleksibel," kata Alonso. "Setiap lap kami akan memantau situasi. Saya pikir, seperti yang dikatakan Adrian kemarin (Newey), kami kekurangan suku cadang," curhatnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber