HARIAN DISWAY - Menanam sayuran sendiri di rumah kini bisa menggunakan metode hidroponik. Tak perlu punya lahan luas.
Cukup memanfaatkan teras depan rumah atau lahan kosong kecil. Anda bisa memulai menanam dan memanen sayuran yang segar dan hasil kebun sendiri.
Hidroponik sistem wick atau sumbu merupakan pilihan yang cocok untuk pemula. Metode itu sangat sederhana.
Bahan yang dibutuhkan juga mudah didapatkan dan murah. Bisa menggunakan botol air bekas atau bak mandi.
BACA JUGA:Indonesia Marketing Association Ajak UMKM Berdaya, Salah Satunya Sukses dengan Usaha Hidroponik
BACA JUGA:Warga Gunung Anyar: Manfaatkan Air Buangan AC untuk Hidroponik
Dengan menanam sayur dengan metode itu, Anda bisa memanennya dengan jangka waktu selama 30-40 hari. Organik. Hasil tanam sendiri. Tanpa khawatir pestisida.
Berkebun hidroponik bisa menjadi aktifitas santai yang menyenangkan. Berikut panduan, alat, dan bahan yang dibutuhkan.
Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan
- Benih sayuran: Bisa menggunakan benih selada, kangkung, pakcoy, dan bayam
- Media tanam: Rockwool (Direkomendasikan), clay pellets atau cocopeat
- Sistem hidroponik: Botol plastik 1,5 L, bak air, dan netpot
- Nutrisi: Pupuk AB mix sayuran daun
- Kain flanel (untuk sumbu)
- Air bersih (PH Netral 5.5 sampai 6.5)
Akar sehat merupakan ciri-ciri tumbuhan yang subur.--Pinterest
Tahap Penyemaian (1-2 Minggu)
- Potong rockwool ukuran dadu 2.5x2.5 cm. Lalu beri air sedikit
- Lubangi rockwool dengan tusuk gigi. Tiap lubang berikan 1-2 benih
- Simpan di tempat yang gelap sekitar 2-3 hari, hingga benih pecah atau tumbuh
- Setelah tumbuh, pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari agar benih tidak etiolasi (tumbuh tinggi kurus)
- Pastikan rockwool tetap basah dengan air biasa.
BACA JUGA:7 Tanaman yang Cocok ditanam dengan Teknik Hidroponik
BACA JUGA:Pemkot Surabaya Kembangkan Kampung Sayur di 31 Kecamatan, Ditanam Dengan Metode Hidroponik
Tahap Pindah ke Sistem Hidroponik
Cara merakit sistem wick:
- Bibit siap dipindah jika sudah berdaun sejati (memiliki 2-3 helai daun)
- Potong botol bekas jadi dua bagian. Balik bagian atas lalu masukkan ke bawah
- Pasang kain flanel pada netpot sebagai sumbu mengalirkan nutrisi
- Beri larutan nutrisi AB Mix (5ml A + 5ml B + Air satu liter)
- Masukkan bibit beserta rockwool kedalam netpot
- Tempatkan netpot pada lubang instalasi
- Pastikan sumbu terkena akar dan terendam nutrisi
Tempatkan di teras yang terkena sinar matahari langsung minimal 6-7 jam per hari. Sistem wick itu bekerja otomatis melalui kain flanel yang menyerap nutrisi.
Tahap Perawatan Harian dan Pemantauan
- Cek volume nutrisi setiap 2-3 hari. Jika kurang dari takaran bisa ditambahkan
- Pastikan terkena sinar matahari cukup 5-6 jam per hari
- Bersihkan lumut di wadah nutrisi secara berkala
- Pastikan tidak ada hama kutu daun atau ulat daun
- Periksa pH air tetap netral (5.5 hingga 6.5)
Jika daun berwarna pucat atau pertumbuhannya lambat, berikan sedikit tambahan konsentrasi nutrisi. Konsistensi perawatan adalah kunci utama. Itu bisa membuat sayuran tumbuh sehat dan segar.
BACA JUGA:5 Tanaman Favorit Aquascape untuk Pemula
BACA JUGA:Studi Ungkap Tanaman Bukan Tameng Utama dari Ancaman Pemanasan Global
Tahap Pemanenan
Cara panen yang benar:
- Tumbuhan selada dan pakcoy memiliki jangka waktu panen sekitar 30-40 hari setelah tanam. Bergantung jenis benih
- Cabut seluruh tanaman beserta akar, atau bisa memotong pangkal batang
- Cuci bersih untuk menghilangkan sisa nutrisi
- Jika tidak langsung dimasak, masukkan sayuran ke dalam kulkas