Riwayat-riwayat ini memperkuat keyakinan umat Islam akan pentingnya memperbanyak doa dan ibadah pada Bulan Syakban.
Meski demikian, amaliyah di malam Nisfu Sya’ban sejatinya berada dalam ranah furu’iyyah yang terbuka terhadap perbedaan pandangan.
BACA JUGA:Tata Cara Salat Tahajud Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya
BACA JUGA:Rutinitas Harian yang Bisa Dilatih Sejak Sekarang untuk Persiapan Ramadan 2026
Perbedaan prinsip dalam menyikapinya tidak semestinya melahirkan kecaman atau saling menyalahkan. Sebaliknya, kita perlu menjaga ketenangan hati, toleransi, dan persaudaraan sesama Muslim.
Menjelang Ramadan 2026, memperbanyak doa di Bulan Syakban dapat dimaknai sebagai upaya menata batin sebelum memasuki masa ibadah yang lebih padat.
Sebab, Ramadan bukan hanya soal datangnya bulan suci, tapi kesiapan diri saat menyambutnya. (*)
*) Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.