HARIAN DISWAY - Cuaca lembap masih mendominasi bulan-bulan awal 2026. Perawatan terhadap gawai pun perlu ditingkatkan. Termasuk, kamera pocket.
Lensa merupakan komponen yang paling sensitif terhadap kelembapan. Tingginya kelembapan udara bisa membuat lensa berjamur. Akibatnya, kualitas ketajaman gambar akan terpengaruh.
Jamur pada lensa juga bisa merusak lapisan optik secara permanen. Karena itu, kelembapan tinggi harus diimbangi dengan perawatan yang lebih teliti.
Apalagi, jika Anda adalah petualang yang suka hunting dokumentasi di tempat-tempat yang ekstrem. Misalnya, pantai atau area berhutan.
BACA JUGA:Wajib Punya! 5 Kamera Pocket Waterproof Terbaik 2026 untuk Dokumentasi saat Cuaca Ekstrem
BACA JUGA:5 Rekomendasi Aplikasi Foto Menyajikan Hasil Serupa dengan Kamera Digital
KOTORAN pada lensa kamera harus segera dibersihkan dengan baik. -Diana-pexels.com
Cara merawat lensa kamera pocket agar tetap bersih dan bebas jamur harus dikuasai. Terutama bagi para pengguna kamera harian, traveler, dan kreator konten yang ingin hasil foto dan video tetap maksimal.
Berikut cara-cara merawat lensa kamera yang benar:
1. Jaga Kebersihan sejak Awal
Merawat lensa pocket dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni menjaga kamera tetap bersih. Hindari membuka atau mengganti lensa di area berdebu, karena partikel halus mudah menempel dan berisiko merusak bagian optik.
Selain itu, usahakan lensa tidak tersentuh langsung oleh jari tangan. Bekas sidik jari yang menempel dapat meninggalkan noda, membuat hasil foto terlihat buram dan ketajaman gambar menurun.
BACA JUGA:7 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Membeli Kamera Digital
BACA JUGA:Alasan Di Balik Tren Kamera Digital Jadul seperti DSLR Lama dan Pocket Cam
2. Gunakan Kain Khusus untuk Membersihkan Lensa
Saat lensa mulai kotor, jangan asal mengelap. Gunakan kain khusus pembersih lensa yang memang dirancang untuk permukaan optik.
Kain ini mudah ditemukan di toko kamera maupun toko kacamata. Jenis yang paling dianjurkan adalah kain fiber, karena mampu membersihkan noda tanpa menggores lensa, sehingga kualitas gambar tetap terjaga.
3. Perhatikan Penggunaan Tombol AF dan VR
Hal kecil yang sering luput diperhatikan adalah posisi tombol AF (autofocus) dan VR (vibration reduction). Agar komponen lensa tetap awet, kedua fitur tersebut sebaiknya dimatikan saat kamera tidak digunakan.
Posisi paling aman ketika kamera dimatikan adalah mode manual (M), untuk meminimalkan tekanan pada sistem lensa.
BACA JUGA:10 Genre Fotografi Paling Populer dan Karakter Uniknya, Mana yang Cocok Untukmu?
BACA JUGA:Menangkap Keindahan Kota dari Ketinggian: Workshop Cityscape Fotografi Bersama Widya Indah
4. Simpan Kamera di Tempat Kering dan Berventilasi Baik
Hindari penyimpanan lensa kamera di tempat yang lembap dan pastikan ada aliran udara yang cukup.
JAMUR bisa tumbuh di lensa kamera yang tidak dijaga kebersihannya. -Nguyen Huy-pexels.com
5. Hindari Perubahan Suhu yang Ekstrem
Lensa kamera sensitif terhadap perubahan suhu. Simpan kamera di dalam tas khusus dan letakkan di tempat kering yang jauh dari paparan sinar matahari langsung.
Untuk penyimpanan jangka panjang, dry box menjadi pilihan ideal. Jika belum tersedia, silica gel bisa menjadi alternatif untuk menjaga kelembapan agar lensa terhindar dari jamur.
Menjaga kebersihan setiap saat dan memberikan perawatan ekstra saat cuaca lembap harus dibiasakan. Dengan demikian, lensa kamera selalu bersih dan siap menangkap dokumentasi terbaik. (*)
BACA JUGA:Workshop Fotografi Eksotika Bromo 2025: Memotret Alam, Budaya, dan Kesadaran
BACA JUGA:Fotografi Cosplay di Event Jepang Surabaya: Dari Hiburan Menjadi Rivalitas Bisnis
*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.