PANGKALAN SUSU, HARIAN DISWAY — PT Pertamina EP Pangkalan Susu Field memanfaatkan momentum awal tahun untuk tancap gas. Anak usaha Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 itu melakukan pengeboran sumur baru.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi (migas). Produktivitasnya turut menjadi menopang ketahanan energi nasional.
Agenda PT Pertamina EP Pangkalan Susu menjadi bagian dari strategi pengelolaan lapangan migas yang sudah berusia tua, namun masih menyimpan potensi.
Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu Edwin Susanto menyebutkan pengeboran sumur PPT-A1 dilakukan Februari 2026. Sumur tersebut berlokasi di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
BACA JUGA:Peduli Korban Banjir Aceh Tamiang, PHE OSES dan Pertamina EP Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Pengeboran berlokasi di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang-Dok. PT Pertamina EP-
“Kami optimistis pengeboran ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalan Susu Field,” ujar Edwin, Kamis, 29 Januari 2026.
Pertamina EP Pangkalan Susu Field juga menyiapkan pengeboran sumur PPT-B1 dan PPT-OS. Kedua sumur tersebut masih tahap pembebasan lahan.
Ketiganya berada di struktur Pantai Pakam Timur. Wilayah ini dinilai memiliki prospek untuk mendongkrak produksi.
Edwin menjelaskan, tantangan utama dalam mengelola lapangan migas tua adalah fenomena natural decline atau penurunan produksi alami. Seiring usia lapangan yang semakin panjang, produksi minyak cenderung menurun bila tidak diimbangi dengan upaya teknis yang tepat.
BACA JUGA:Kado Awal Tahun, Produksi Sumur SLW-C4X Dongkrak Kinerja Pertamina EP Papua Field
Pertamina EP Pangkalan Susu Field juga menyiapkan pengeboran sumur PPT-B1 dan PPT-OS-Dok. PT Pertamina EP-
Untuk mengatasi hal itu, Pertamina EP Pangkalan Susu Field secara aktif melakukan well intervention di sejumlah sumur eksisting. Perawatan sumur dilakukan secara rutin agar produksi tetap terjaga sesuai target yang ditetapkan perusahaan.
Selain optimalisasi sumur lama, pengeboran sumur baru menjadi strategi utama. Sepanjang 2025, Pertamina EP Pangkalan Susu Field berhasil menyelesaikan pengeboran tiga sumur baru, yakni SEC-16, PPJ-67, dan PPJ-68.
“Hasilnya, Sumur PPJ-67 mampu memproduksi sekitar 160 barel minyak per hari (BOPD), sedangkan PPJ-68 mencapai sekitar 384 BOPD,” kata Edwin.