KONDISI geopolitik yang panas dan ketidakapstian ekonomi global menyebabkan investor beralih ke emas. Harga komoditas itu pun naik luar biasa. Berkali-kali mencatat rekor tertingginya hingga USD5.414 per troy ounce (31,11 gram). Setelah mengalami koreksi, kemarin emas diperdagangkan naik signifikan ke USD4.925.
Emas memang menjadi pilihan para investor di tengah tingginya ketidakpastian. Komoditas itu dipandang sebagai safe haven karena harganya jarang terkoreksi. Perdagangan emas kemarin saja, misalnya, harga naik 281,45 atau 6,7 persen.
Catatan harga emas memang luar biasa. Dalam 30 hari terakir, emas naik 4,34 persen. Dalam setahun ini, emas naik USD1.260,83 atau 63 persen. Dalam lima tahun, harga emas naik hingga 2.838 dolar AS (158,15 persen) dan dalam 20 tahun ini naik 716 persen.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Ambles 4 Persen, Emas Antam Anjlok Rp183 Ribu per Gram
BACA JUGA:Warga Tiongkok yang Merasakan Berkah Naiknya Harga Emas: Mesin Pelebur Emas jadi Magnet Baru
Investasi emas memang sangat menarik. Pertama, investasi itu menawarkan instrumen yang beragam. Bisa emas dalam bentuk fisik seperti emas batangan, perhiasan, hingga koin. Bahkan, bisa juga dalam bentuk perhiasan meski keuntungan investasi bisa digerus biaya pembuatan perhiasan yang cukup tinggi.
Investasi emas juga bisa dalam bentuk online melalui berbagai platform. Ada pegadaian digital, indogold, tokopedia emas, dan sebagainya.
Emas juga relatif tahan terhadap inflasi. Emas tampak jadi pelindung nilai yang baik bagi tabungan dari gerusan inflasi. Harga emas cenderung naik mengikuti biaya hidup yang makin tinggi.
BACA JUGA:Milad Ke-5 BSI, Ajak Masyarakat Sehat Fisik dan Merdeka Finansial Lewat Investasi Emas
BACA JUGA:Saat Emas Terlampau Mahal, Warga Hong Kong Beralih ke Perak: Emas atau Perak Sama-Sama Soal Kekayaan
Kelebihan lainnya, harga emas cenderung naik dalam jangka panjang. Memang dalam jangka pendek, harga cukup fluktuatif. Yang pasti, kenaikan harga emas hampir selalu di atas besarnya inflasi. Dengan begitu, emas bisa menjadi instrumen penyimpan nilai yang efektif dan efisien. Menabung emas sangat cocok untuk investasi jangka panjang.
Emas juga menarik karena likuiditasnya sangat tinggi. Sangat mudah dikonversi dalam bentuk uang tunai ketimbang instrumen investasi lainnya. Di sisi lain, pasar emas sangat besar dan mudah diakses sehingga emas dapat diperjualbelikan dengan mudah. Bahkan, ketika kondisi pasar atau komoditas lain sedang sulit.
Investasi emas, terutama emas fisik, juga tidak dikenai pajak. Jika jual-beli instrumen investasi lain seperti saham, obligasi, sukuk, reksa dana, dan deposito dikenai pajak cukup besar, tidak dengan emas. Saat kita menjual emas kita, tidak ada pajak yang dikenakan.
BACA JUGA:Ketika Emas Meroket dan Bursa Saham Morat-Marit: Geopolitik Mengalahkan Ekonomi