GRESIK, HARIAN DISWAY - Sebanyak 200 becak listrik diserahkan kepada pengemudi becak di Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik, Bandar Grissee, Kabupaten Gresik, Rabu, 4 Februari 2026.
Bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang menyasar pengemudi becak lanjut usia, dengan mayoritas penerima berusia di atas 55 tahun.
Penyerahan bantuan dilakukan di pusat kota Gresik dan ditandai dengan konvoi becak listrik mengelilingi kawasan tersebut.
BACA JUGA:PHE WMO Evakuasi Enam ABK KLM Sejarah Tirta Abadi di Perairan Gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan turut mengikuti konvoi menggunakan becak listrik, diikuti puluhan pengemudi lainnya.
Becak listrik yang disalurkan merupakan produksi PT Pindad. Kendaraan ini menggunakan motor listrik berdaya 500 watt dengan kecepatan maksimal 20–22 kilometer per jam.
Dalam sekali pengisian daya, becak mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer, dengan kapasitas beban maksimal 200 kilogram.
Selain itu, becak listrik tersebut juga dilengkapi kanopi dan rem cakram, serta dapat diisi ulang menggunakan listrik rumah tangga berdaya 450 VA.
BACA JUGA:Bersinergi, Kapolres dan Ketua DPRD Gresik Kawal Sengketa Warga-PT BIP
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif: Le Yu Zhu Ren
Salah satu penerima bantuan, Rukiman, warga Balongpanggang, mengaku merasakan manfaat langsung dari penggunaan becak listrik. Ia telah menarik becak hampir 60 tahun.
“Enak, Pak. Meringankan kerja. Kalau manual berat. Ini ringan,” kata lelaki 81 tahun itu kepada Harian Disway.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN Firman Dahlan menjelaskan bahwa program ini berangkat dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap kondisi pengemudi becak lansia yang masih mengayuh kendaraan tradisional.
“Pak Prabowo ingin mereka tetap bisa mencari nafkah dengan lebih manusiawi. Tetap bermartabat, dan masih bisa bersaing dengan transportasi modern,” kata Firman.