Pertamina Kelola Aset Migas di Aljazair dengan Kepemimpinan SDM Indonesia

Rabu 04-02-2026,15:47 WIB
Reporter : Ave Sena
Editor : Thoriq S Karim

JAKARTA, HARIAN DISWAY — Ketahanan energi nasional tidak selalu dibangun di ladang-ladang minyak dalam negeri. Sebagiannya justru dijaga jauh dari Tanah Air, yakni Gurun Sahara, Aljazair.

Di lokasi tersebut, PT Pertamina Algeria Eksplorasi & Produksi (PAEP) menjalankan aktivitasnya. Anak usaha Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) ini menjadi wajah Indonesia dalam pengelolaan aset migas Afrika Utara. 

Sejak 2014, tepatnya pasca akuisisi aset ConocoPhillips Algeria Ltd, Pertamina resmi menjadi operator di sana. Bukan wilayah yang ramah. 

Sebagian besar lapangan PAEP berada di kawasan gurun dengan suhu ekstrem. Jarak antar fasilitas yang jauh, serta standar keselamatan yang tak bisa ditawar. 

Di tempat seperti itu, teknologi memang sangat penting. Namun, kepemimpinan manusia jauh lebih penting dan menentukan.

BACA JUGA:⁠Harga BBM Hari Ini 4 Februari 2026, Cek Perbandingan Harga di SPBU Pertamina, Shell, dan Vivo!


Sebagian besar lapangan PAEP berada di kawasan gurun dengan suhu ekstrem-Dok. Pertamina-

Ada 40 Perwira Pertamina yang menjalankan tugas di Aljazair. Mereka meninggalkan keluarga, zona nyaman, dan rutinitas di Indonesia untuk bekerja lintas benua. 

Mereka menghadapi tantangan teknis, perbedaan budaya, bahasa, dan disiplin kerja internasional. Tim yang dikelola PAEP terdiri dari empat kewarganegaraan, Indonesia, Aljazair, Spanyol, dan Rumania. 

Dalam konfigurasi multinasional itu, Perwira Pertamina dipercaya memegang peran kunci. Yakni, memimpin operasional, memastikan keselamatan, serta menjaga keandalan produksi sesuai standar global.

Kemitraan dengan Sonatrach, National Oil Company Aljazair, menjadi fondasi utama operasi ini. Kolaborasi tersebut kembali diperkuat pada pertengahan 2023. 

BACA JUGA:MyPertamina Wikenfest 2026 di Tegal Luncurkan Program BOOM, Bagi-bagi 100 Motor untuk Ojol

BACA JUGA:Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi 2.000 Barel per Hari dari Sumur HPPO di Kalimantan Timur

Yakni, saat Pertamina bersama Sonatrach dan Repsol memperpanjang kontrak kerja sama hidrokarbon di Lapangan Menzel Ledjmet Nord (MLN), Blok 405a.

Perpanjangan kontrak tersebut bukan sekadar formalitas bisnis. Namun, sinyal kepercayaan. 

Kategori :