SURABAYA, HARIAN DISWAY - Fenomena fatherless terjadi saat peran ayah absen secara psikologis maupun fisik. Fatherless dapat terjadi karena lekatnya budaya patriarki yang menganggap bahwa tugas ayah hanya mencari nafkah. Sementara, ibu hanya mengurus rumah dan mengemban tanggung jawab anak sepenuhnya.
Padahal, dalam rumah tangga, kedua orang tua memiliki peranan yang imbang. Faktor lainnya penyebab fatherless adalah perceraian, kematian, dan tuntutan pekerjaan.
Melalui kegiatan di Belajaraya 2026 pada Sabtu, 7 Februari 2026, orang tua dan anak akan meluangkan waktu bersama dalam kegiatan interaktif melalui sesi Rangkul di Sekolah Cikal Surabaya.
Dalam sesi itu, ibu-ibu dipersilakan untuk berbagi pengalaman mengasuh anak di rumah. Sedangkan ayah dan anak diajak bermain bersama melalui dua permainan, yakni menjiplak kertas, serta permainan kartu dalam board game Bapak dan Kurir Cilik.
BACA JUGA:Belajaraya 2026, Kenalkan Prinsip Pengasuhan CINTA demi Mencintai dengan Lebih Baik
BACA JUGA:6 Rekomendasi Board Game Populer untuk Libur Nataru
Permainan menjiplak kertas menuntut ayah dan anak bermain secara kompak. Pertama, tangan diletakkan di atas kertas, lalu dijiplak polanya dengan menggunakan spidol.
Setelah itu, ayah dan anak akan menyusun kertas hingga membentuk rute dengan pola tertentu. Rute itu akan menjadi petunjuk jalan bagi ayah dan anak hingga tiba di garis finish.
SUSUNAN kartu pesanan dan kartu kardus untuk permainan Bapak dan Kurir Cilik. - Ilmi Bening - Harian Disway
Permainan berikutnya, Bapak dan Kurir Cilik, mengajarkan anak tentang angka dan berhitung. Dalam permainan tersebut, setiap pemain berperan sebagai kurir paket makanan kucing.
"Mereka bertugas memenuhi berbagai jumlah pesanan konsumen,” ucap Adhicipta R. Wirawan, desainer board game Bapak dan Kurir Cilik, dari Papan Dolanan Arek Suroboyo (PADAS).
BACA JUGA:7 Rekomendasi Board Game Cafe di Surabaya, Nongkrong Asik tanpa Gadget!
BACA JUGA:7 Ide Permainan Sensori Anak Usia 1-3 Tahun untuk Melatih Motorik Halus Sejak Dini
Dalam wawancara dengan Harian Disway Senin, 9 Februari 2026, ia menjelaskan bahwa permainan itu dapat dilakukan oleh dua orang atau lebih. Bahkan bisa juga pemainnya belasan orang.
Namun, tentu saja untuk memainkannya dalam skala besar, dibutuhkan ukuran kartu yang juga lebih besar. Itu demi kenyamanan para pemain.