Lubia Polo, Kuliner Khas Iran dalam 7th Voyage of Sinbad

Rabu 11-02-2026,13:00 WIB
Reporter : Salwa Igusta Azzhro*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Rasanya gurih hangat dengan aroma rempah lembut. Hidangan itu dikenal sebagai comfort food dalam tradisi kuliner Iran. Kerap hadir dalam jamuan keluarga.


Aneka kuliner Iran dalam Iftar buffet 7th Voyage of Sinbad. Mengajak lidah ikut berlayar tanpa perlu angkat sauh.--Harian Disway

Sebagai penyeimbang, tersaji ab doogh khiar, sajian yogurt dingin berpadu mentimun, rempah kering, dan roti pipih renyah. Segar dan ringan. Memberi jeda di tengah sajian berbumbu.

BACA JUGA:5 Resep Kudapan Tradisional dari Tepung Beras untuk Buka Puasa

BACA JUGA:Buka Puasa dengan Rendang Melayu yang Nendang dalam Sajian Sajadah

Dessert sebagai penutup perjalanan kuliner Iran adalah mahalabia. Yakni puding susu bertekstur lembut dengan rasa manis ringan.

Perjalanan berlanjut ke negara lain. Irak dan Mesir menghadirkan hidangan bercita rasa Timur Tengah yang kaya rempah.

India dan Sri Lanka menawarkan sajian kari dengan aroma kuat. Sementara Yaman dan Oman menyuguhkan olahan nasi dan daging berbumbu khas Jazirah Arab yang dimasak perlahan.

Menu-menu unik tersebut memperkaya berbagai pilihan menu berbuka puasa saat Ramadan 2026. Bulan suci itu membuat banyak pihak berlomba-lomba dalam kreativitas. Termasuk dari sisi kuliner. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA. 

Kategori :