JAKARTA, HARIAN DISWAY — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama sejumlah pimpinan komisi DPR menggelar rapat koordinasi dengan para menteri kabinet.
Mereka membahas perkembangan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Dasco menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang digelar pada 10 Januari 2026. F
okus utama pembahasan kali ini adalah memastikan roda pemerintahan di daerah terdampak, khususnya Aceh, dapat kembali berjalan normal sebelum memasuki Ramadan.
“Yang mana pada saat itu, ada beberapa kesimpulan rapat, yaitu bahwa kita targetkan sebelum bulan puasa, roda pemerintahan di seluruh daerah Aceh sudah berjalan,” ujar Dasco mengawali rapat dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
DPR RI terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Berdasarkan laporan terkini, hanya tersisa beberapa wilayah yang masih mengalami kendala akses akibat medan yang sulit.
“Dan normalisasi sungai masih terus berjalan sampai saat ini,” kata Dasco.
Selain pemulihan infrastruktur, rapat juga membahas penanganan wilayah yang sebelumnya sempat terisolasi akibat banjir dan longsor.
Menurut Dasco, saat ini tidak ada lagi daerah di Aceh yang terputus total, meski sebagian masih memerlukan upaya ekstra untuk dilalui.
Isu hunian sementara bagi warga terdampak bencana turut menjadi perhatian. DPR RI meminta pemerintah memberikan paparan menyeluruh terkait penyediaan tempat tinggal sementara, pembersihan lingkungan, serta penanganan lanjutan bagi masyarakat korban banjir dan longsor.
“Mungkin kami minta kepada Ketua Satgas pemerintah untuk kemudian memberikan beberapa paparan dan hari ini dapat kami buka,” ujarnya.
Rapat tersebut dihadiri perwakilan pimpinan Komisi V, Komisi VI, Komisi VIII, dan Komisi X DPR RI.
Dari pihak pemerintah, hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Satgas Penanganan Bencana Joko Widodo, bersama Menteri Keuangan Purbaya, Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Koordinasi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana, sehingga masyarakat di wilayah terdampak dapat menjalani ibadah Ramadan dengan kondisi yang lebih aman dan layak. (*)